Detail Katalog
ID: 10385
Pemilihan kepala daerah secara demokratis : kontroversi pemilihan kepala daerah langsung dan tidak langsung / Hani Adhani
Edisi: Cet. 1
Pengarang:
Hani Adhani
Hani Adhani
Penerbit:
Rajawali Pers,
Rajawali Pers,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2020
2020
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Pemilihan Umum
Deskripsi Fisik:
xx, 172 hlm. ; 23 cm
xx, 172 hlm. ; 23 cm
ISBN:
978-623-231-504-4
978-623-231-504-4
Nomor Panggil:
324.6 HAN p
324.6 HAN p
Control Number:
INLIS000000000010331
INLIS000000000010331
BIB ID:
0010-0122000065
0010-0122000065
Catatan
Pemilihan kepala daerah yang saat ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selalu menjadi bahan perbincangan dan diskusi yang menarik baik oleh masyarakat, akademisi, dan juga politisi. Sebelum dilaksanakannya pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung oleh rakyat, pemilihan kepala daerah sempat dilakukan oleh anggota DPRD. Pelaksanaan proses demokrasi tidak langsung tersebut dilakukan sebelum amendemen konstitusi. Kini setelah amendemen konstitusi, pemilihan kepala daerah dilakukan langsung oleh rakyat. Sejak dimunculkannya ide pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat yang dimulai sejak diundangkannya Undang-Undang Pemerintahan Daerah pada tahun 2004, pemilihan kepala daerah menjadi salah satu magnet proses demokrasi yang menjadi pusat perhatian masyarakat. Pilkada langsung bukan hanya banyak menuai kontroversi, namun juga menjadi permasalahan bangsa yang seolah-olah tanpa ujung dan nihil solusi. Ide untuk mengembalikan Pilkada kepada DPRD akhirnya menjadi “win-win solution” untuk menutup berbagai permasalahan tersebut. Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga dan penafsir konstitusi akhirnya memberikan patokan tentang bagaimana sebaiknya pelaksanaan Pilkada yang ideal ditinjau dari perspektif konstitusi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000026630 |
324.6 HAN p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000027359 |
324.6 HAN p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000010331 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241129030628 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0122000065 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
241129################g##########0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 978-623-231-504-4 | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 324.6 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 324.6 HAN p | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Hani Adhani | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pemilihan kepala daerah secara demokratis : $b kontroversi pemilihan kepala daerah langsung dan tidak langsung /$c Hani Adhani | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet. 1 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Rajawali Pers,$c 2020 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a xx, 172 hlm. ; $c 23 cm | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Pemilihan Umum | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Pemilihan kepala daerah yang saat ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selalu menjadi bahan perbincangan dan diskusi yang menarik baik oleh masyarakat, akademisi, dan juga politisi. Sebelum dilaksanakannya pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung oleh rakyat, pemilihan kepala daerah sempat dilakukan oleh anggota DPRD. Pelaksanaan proses demokrasi tidak langsung tersebut dilakukan sebelum amendemen konstitusi. Kini setelah amendemen konstitusi, pemilihan kepala daerah dilakukan langsung oleh rakyat. Sejak dimunculkannya ide pemilihan kepala daerah langsung oleh rakyat yang dimulai sejak diundangkannya Undang-Undang Pemerintahan Daerah pada tahun 2004, pemilihan kepala daerah menjadi salah satu magnet proses demokrasi yang menjadi pusat perhatian masyarakat. Pilkada langsung bukan hanya banyak menuai kontroversi, namun juga menjadi permasalahan bangsa yang seolah-olah tanpa ujung dan nihil solusi. Ide untuk mengembalikan Pilkada kepada DPRD akhirnya menjadi “win-win solution” untuk menutup berbagai permasalahan tersebut. Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga dan penafsir konstitusi akhirnya memberikan patokan tentang bagaimana sebaiknya pelaksanaan Pilkada yang ideal ditinjau dari perspektif konstitusi. | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 26630/MKRI-P/XII-2021 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 27359/MKRI-P/XII/2023 | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 13 Jan 2022