Detail Katalog
ID: 10392
Lembaga negara : konsep, sejarah, wewenang, dan dinamika konstitusional / Saldi Isra
Edisi: Cet. 1, Cet. 2
Pengarang:
Saldi Isra
Saldi Isra
Penerbit:
Rajawali Pers,
Rajawali Pers,
Tempat Terbit:
Depok :
Depok :
Tahun Terbit:
2020, 2021
2020, 2021
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Hukum tata negara
Deskripsi Fisik:
xxi, 380 hlm. ; 23 cm
xxi, 380 hlm. ; 23 cm
ISBN:
978-623-231-512-9
978-623-231-512-9
Nomor Panggil:
342 SAL l
342 SAL l
Control Number:
INLIS000000000010338
INLIS000000000010338
BIB ID:
0010-0122000072
0010-0122000072
Catatan
Pasca reformasi konstitusi (1999-2002), perubahan lembaga negara benar-benar menjadi “mata air” yang tidak pernah kering untuk terus ditimba para peminat dan pengkaji hukum tata negara. Dibandingkan buku-buku lain dengan tema serupa yang berasal dari hasil olah pikir para pakar dan pengkaji hukum tata negara, buku ini berupaya mengambil dan menambahkan sisi lain yang acapkali diabaikan sebagian pakar atau pengkaji hukum tata negara. Sisi lain yang dimaksudkan adalah pelacakan konteks historis lembaga negara yang sebagiannya dipakai memotret wewenang dan dinamika lembaga negara terutama pasca reformasi konstitusi (constitutional reform) 1999-2002.
Tidak kalah menariknya, buku ini berupaya menjelaskan sejumlah kewenangan lembaga negara dikaitkan dengan putusan MK. Bentangan empirik setelah perubahan konstitusi, disadari atau tidak, putusan MK telah memberikan pengaruh atas lembaga negara. MK pernah memutus dan menyatakan wewenang DPR memilih calon Hakim Agung dari calon yang diusulkan Komisi Yudisial adalah inkonstitusional. Contoh lain, MK memberikan tafsir atas relasi DPR dan DPD dalam proses pembentukan undang-undang. Atau, putusan MK menyatakan pergantian antarwaktu anggota BPK sebagai inkonstitusional. Sebagai bagian dari design mekanisme checks and balances, putusan MK menghadirkan “dinamika konstitusional” tersendiri relasi antar-lembaga negara.
Tidak kalah menariknya, buku ini berupaya menjelaskan sejumlah kewenangan lembaga negara dikaitkan dengan putusan MK. Bentangan empirik setelah perubahan konstitusi, disadari atau tidak, putusan MK telah memberikan pengaruh atas lembaga negara. MK pernah memutus dan menyatakan wewenang DPR memilih calon Hakim Agung dari calon yang diusulkan Komisi Yudisial adalah inkonstitusional. Contoh lain, MK memberikan tafsir atas relasi DPR dan DPD dalam proses pembentukan undang-undang. Atau, putusan MK menyatakan pergantian antarwaktu anggota BPK sebagai inkonstitusional. Sebagai bagian dari design mekanisme checks and balances, putusan MK menghadirkan “dinamika konstitusional” tersendiri relasi antar-lembaga negara.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000026636 |
342 SAL l |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000026736 |
342 SAL l |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Dipinjam |
00000026737 |
342 SAL l |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Dipinjam |
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000010338 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20220113035043 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0122000072 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
220113################g##########0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 978-623-231-512-9 | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 342 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 342 SAL l | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Saldi Isra | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Lembaga negara : $b konsep, sejarah, wewenang, dan dinamika konstitusional /$c Saldi Isra | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet. 1, Cet. 2 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Depok :$b Rajawali Pers,$c 2020, 2021 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a xxi, 380 hlm. ; $c 23 cm | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Pasca reformasi konstitusi (1999-2002), perubahan lembaga negara benar-benar menjadi “mata air” yang tidak pernah kering untuk terus ditimba para peminat dan pengkaji hukum tata negara. Dibandingkan buku-buku lain dengan tema serupa yang berasal dari hasil olah pikir para pakar dan pengkaji hukum tata negara, buku ini berupaya mengambil dan menambahkan sisi lain yang acapkali diabaikan sebagian pakar atau pengkaji hukum tata negara. Sisi lain yang dimaksudkan adalah pelacakan konteks historis lembaga negara yang sebagiannya dipakai memotret wewenang dan dinamika lembaga negara terutama pasca reformasi konstitusi (constitutional reform) 1999-2002. Tidak kalah menariknya, buku ini berupaya menjelaskan sejumlah kewenangan lembaga negara dikaitkan dengan putusan MK. Bentangan empirik setelah perubahan konstitusi, disadari atau tidak, putusan MK telah memberikan pengaruh atas lembaga negara. MK pernah memutus dan menyatakan wewenang DPR memilih calon Hakim Agung dari calon yang diusulkan Komisi Yudisial adalah inkonstitusional. Contoh lain, MK memberikan tafsir atas relasi DPR dan DPD dalam proses pembentukan undang-undang. Atau, putusan MK menyatakan pergantian antarwaktu anggota BPK sebagai inkonstitusional. Sebagai bagian dari design mekanisme checks and balances, putusan MK menghadirkan “dinamika konstitusional” tersendiri relasi antar-lembaga negara. | 14 |
| 600 | # |
4 |
$a Hukum tata negara | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 26636/MKRI-P/XII-2021 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 26736/MKRI-P/XII-2021 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 26737/MKRI-P/XII-2021 | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 13 Jan 2022