Detail Katalog
ID: 3536
Praktik Culas Bisnis Gaya orde Baru / Suryadi A. Rajab
Edisi: Cet .1.
Pengarang:
Suryadi A. Rajab
Suryadi A. Rajab
Penerbit:
Lentera,
Lentera,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2005
2005
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Situasi Dan Kondisi Ekonomi Indonesia
Deskripsi Fisik:
IX, 120 hlm. ; 20 cm ; 20 cm
IX, 120 hlm. ; 20 cm ; 20 cm
ISBN:
979-669-572-3
979-669-572-3
Nomor Panggil:
330.9598 SUR p
330.9598 SUR p
Control Number:
INLIS000000000003536
INLIS000000000003536
BIB ID:
0010-0520003536
0010-0520003536
Catatan
I. Judul ; Sesudah Pak Harto lengser keprabon pada 21 Mei 1998, orang baru berani secara terbuka memprotes perbuatannya menjadikan bumi Indonesia, dengan segenap kekayaan alam yang dikandungnya, sebagai pokok-pokok kemakmuran keluarga dan konco-konconya. Dengan kata lain, rezim Orde Baru penuh dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Meski protes datang bertubi-tubi, terasa sukar membongkar, apalagi mengadili, pelaku KKN, ternyata masih kuat mencengkeram. Banyak orang berupaya menggunting akar KKN. Hasilnya? Tak bisa disebut memuaskan. Di sana-sini praktik KKN masih sering kita llihat. Berbagai urusan di birokrasi pemerintah maupun swasta, masih saja sama seperti dulu. Reformasi ternyata masih sebatas euforia, belum menyentuh masalah yang substansial. Mengapa begitu? Ibarat sumber penyakit, biang KKN belum dibuang jauh dari bumi Indonesia. Itu sebabnya, penyakit bangsa ini belum sembuh-sembuh juga. Dan sumber KKN itu adalah patronase bisnis (business patronage) yang dibangun sistemnya dan dipelihara Orde Baru. Gerakan anti KKN, atau siapapun yang peduli pada harta dan kekayaan negara, seharusnya memahami patronase bisnis yang secara culas dipraktikan oleh kroni Orde Baru.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000002979 |
330.9598 SUR p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000002980 |
330.9598 SUR p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 22 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000003536 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221025023706 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520003536 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221025################|##########|#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 979-669-572-3 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 330.9598 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 330.9598 SUR p | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Suryadi A. Rajab | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Praktik Culas Bisnis Gaya orde Baru /$c Suryadi A. Rajab | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet .1. | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Lentera,$c 2005 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a IX, 120 hlm. ; 20 cm ; $c 20 cm | 13 |
| 504 | # |
# |
$a I. Judul | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Sesudah Pak Harto lengser keprabon pada 21 Mei 1998, orang baru berani secara terbuka memprotes perbuatannya menjadikan bumi Indonesia, dengan segenap kekayaan alam yang dikandungnya, sebagai pokok-pokok kemakmuran keluarga dan konco-konconya. Dengan kata lain, rezim Orde Baru penuh dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Meski protes datang bertubi-tubi, terasa sukar membongkar, apalagi mengadili, pelaku KKN, ternyata masih kuat mencengkeram. Banyak orang berupaya menggunting akar KKN. Hasilnya? Tak bisa disebut memuaskan. Di sana-sini praktik KKN masih sering kita llihat. Berbagai urusan di birokrasi pemerintah maupun swasta, masih saja sama seperti dulu. Reformasi ternyata masih sebatas euforia, belum menyentuh masalah yang substansial. Mengapa begitu? Ibarat sumber penyakit, biang KKN belum dibuang jauh dari bumi Indonesia. Itu sebabnya, penyakit bangsa ini belum sembuh-sembuh juga. Dan sumber KKN itu adalah patronase bisnis (business patronage) yang dibangun sistemnya dan dipelihara Orde Baru. Gerakan anti KKN, atau siapapun yang peduli pada harta dan kekayaan negara, seharusnya memahami patronase bisnis yang secara culas dipraktikan oleh kroni Orde Baru. | 15 |
| 650 | _ |
4 |
$a Situasi Dan Kondisi Ekonomi Indonesia | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 02979/MKRI-P/III-2006 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 02980/MKRI-P/III-2006 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 02979/MKRI-P/III-2006 | 19 |
| 990 | # |
# |
$a 02980/MKRI-P/III-2006 | 20 |
| 990 | # |
# |
$a 02980/MKRI-P/III-2006 | 21 |
| 990 | # |
# |
$a 02979/MKRI-P/III-2006 | 22 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jul 2007
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020