Detail Katalog
ID: 3972
Jaman Bergerak di Hindia Belanda : Mosaik Bacaan Kaoem Pergerakan Tempo Doeloe / Edi Cahyono
Edisi: Cet. 1.
Pengarang:
Edi Cahyono
Edi Cahyono
Penerbit:
Yayasan Pancur Siwah,
Yayasan Pancur Siwah,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2003
2003
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Sejarah-Indonesia
Deskripsi Fisik:
2001 hlm.; 21 cm ; 21 cm
2001 hlm.; 21 cm ; 21 cm
ISBN:
979-97096-2-8
979-97096-2-8
Nomor Panggil:
959.8 EDI j
959.8 EDI j
Control Number:
INLIS000000000003972
INLIS000000000003972
BIB ID:
0010-0520003972
0010-0520003972
Catatan
Konsep Kolonialisme Hindia Belanda yang dimulai abad ke-19 disiapkan oleh Herman Willem Daendels (1808-1811) untuk mempertegas pengelolaan wilayah koloni yang sebelumnya hanya merupakan mitra perdagangan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC). Saat itu pula struktur masyarakat kapitalistik terbentuk. Didirikan lembaga keuangan Nederlandsche Handels-Maaatschapij (NHM) pada 1824, dan Javasche Bank pada 1825. Kapitalisme kolonial Hindia Belanda mempunyai tonggak penting, yaitu 1830-1870 sebagai kurun Cultuurstelsel. Setelah 1870, - pencanangan Agrarische Wet -, sejalan jaman liberalisme di mana investasi dipegang oleh swasta eropa. Industrial kapitalistik (hubungan buruh dengan modal) untuk memproduksi barang dagangan secara massal (generalized commodity production) telah dimulai sejak 1830. Konflik perburuhan muncul di mana-mana. Dilihat dari jumlah orang dan desa yang terlibat protes-protes tersebut adalah paling besar. Namun disebabkan belum ada organisasi modern (serikat, partai, dsb), seringkali aktivitas ini tidak menghasilkan apa-apa. Hal serupa ini tentu bisa didapatkan di berbagai wilayah kantung (enclave) di masa itu. Kesenjangan inilah yang menjadi dasar perjuangan Mas Marco, Semaoen, dan lainnya seperti dapat kita telusuri dalam halaman buku ini.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000003251 |
959.8/CAH/J |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000003252 |
959.8 EDI j |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 19 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000003972 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221114125804 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520003972 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221114################|##########|#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 979-97096-2-8 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 959.8 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 959.8 EDI j | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Edi Cahyono | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Jaman Bergerak di Hindia Belanda : $b Mosaik Bacaan Kaoem Pergerakan Tempo Doeloe /$c Edi Cahyono | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet. 1. | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Yayasan Pancur Siwah,$c 2003 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a 2001 hlm.; 21 cm ; $c 21 cm | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Konsep Kolonialisme Hindia Belanda yang dimulai abad ke-19 disiapkan oleh Herman Willem Daendels (1808-1811) untuk mempertegas pengelolaan wilayah koloni yang sebelumnya hanya merupakan mitra perdagangan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC). Saat itu pula struktur masyarakat kapitalistik terbentuk. Didirikan lembaga keuangan Nederlandsche Handels-Maaatschapij (NHM) pada 1824, dan Javasche Bank pada 1825. Kapitalisme kolonial Hindia Belanda mempunyai tonggak penting, yaitu 1830-1870 sebagai kurun Cultuurstelsel. Setelah 1870, - pencanangan Agrarische Wet -, sejalan jaman liberalisme di mana investasi dipegang oleh swasta eropa. Industrial kapitalistik (hubungan buruh dengan modal) untuk memproduksi barang dagangan secara massal (generalized commodity production) telah dimulai sejak 1830. Konflik perburuhan muncul di mana-mana. Dilihat dari jumlah orang dan desa yang terlibat protes-protes tersebut adalah paling besar. Namun disebabkan belum ada organisasi modern (serikat, partai, dsb), seringkali aktivitas ini tidak menghasilkan apa-apa. Hal serupa ini tentu bisa didapatkan di berbagai wilayah kantung (enclave) di masa itu. Kesenjangan inilah yang menjadi dasar perjuangan Mas Marco, Semaoen, dan lainnya seperti dapat kita telusuri dalam halaman buku ini. | 14 |
| 650 | _ |
4 |
$a Sejarah-Indonesia | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 03251/MKRI-P/III-2006 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 03252/MKRI-P/III-2006 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 03252/MKRI-P/III-2006 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 03251/MKRI-P/III-2006 | 19 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jul 2007
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020