Detail Katalog
ID: 5276
Pelanggaran Miranda Rule dalam Praktik Peradilan di Indonesia / M. Sofyan Lubis
Edisi: Cet. 1
Pengarang:
Sofyan Lubis
Sofyan Lubis
Penerbit:
Jurisprudentia,
Jurisprudentia,
Tempat Terbit:
Yogyakarta :
Yogyakarta :
Tahun Terbit:
2008
2008
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Defense (Criminal procedure) - Indonesia. -- Criminal investigation - Indonesia. -- Human rights - Indonesia.
Deskripsi Fisik:
xiv, 268p.; 21 cm. ; 21 cm.
xiv, 268p.; 21 cm. ; 21 cm.
ISBN:
9789791681858
9789791681858
Nomor Panggil:
347.598 SOF p
347.598 SOF p
Control Number:
INLIS000000000005276
INLIS000000000005276
BIB ID:
0010-0520005276
0010-0520005276
Catatan
Miranda Rule adalah aturan mengenai hak konstitusional dari tersangka yang meliputi hak tidak menjawab, atas pertanyaan pejabat yang bersangkutan dalam proses pidana dan hak untuk didampingi atau dihadirkan penasihat hukum sejak proses pemeriksaan di persidangan pengadilan. Miranda Rule merupakan hak konstitusional yang bersifat universal di hampir semua negara yang berdasarkan hukum. Indonesia, sebagai negara yang berdasarkan hukum, pada dasarnya juga menghormati Miranda Rule ini. Masalah penerapan Miranda Rule dalam praktik hukum pidana selama ini sangatlah riskan dalam pelaksanaan penegakan hukum di Indonesia, lebih kurang hampir 90 % perkara yang termasuk kategori yang disyaratkan pasal 56 ayat(1) KUHAP, tersangkanya disidik tanpa didampingi penasihat hukum.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000008430 |
347.598 SOF p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000008429 |
347.598 SOF p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 23 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000005276 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221109081217 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520005276 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221109################|##########|#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 9789791681858 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 347.598 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 347.598 SOF p | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Sofyan Lubis | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Pelanggaran Miranda Rule dalam Praktik Peradilan di Indonesia /$c M. Sofyan Lubis | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet. 1 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Yogyakarta :$b Jurisprudentia,$c 2008 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a xiv, 268p.; 21 cm. ; $c 21 cm. | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Miranda Rule adalah aturan mengenai hak konstitusional dari tersangka yang meliputi hak tidak menjawab, atas pertanyaan pejabat yang bersangkutan dalam proses pidana dan hak untuk didampingi atau dihadirkan penasihat hukum sejak proses pemeriksaan di persidangan pengadilan. Miranda Rule merupakan hak konstitusional yang bersifat universal di hampir semua negara yang berdasarkan hukum. Indonesia, sebagai negara yang berdasarkan hukum, pada dasarnya juga menghormati Miranda Rule ini. Masalah penerapan Miranda Rule dalam praktik hukum pidana selama ini sangatlah riskan dalam pelaksanaan penegakan hukum di Indonesia, lebih kurang hampir 90 % perkara yang termasuk kategori yang disyaratkan pasal 56 ayat(1) KUHAP, tersangkanya disidik tanpa didampingi penasihat hukum. | 14 |
| 650 | _ |
4 |
$a Defense (Criminal procedure) - Indonesia. | 15 |
| 650 | _ |
4 |
$a Criminal investigation - Indonesia. | 16 |
| 650 | _ |
4 |
$a Human rights - Indonesia. | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 08430/MKRI-P/XII-2008 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 08429/MKRI-P/XII-2008 | 19 |
| 990 | # |
# |
$a 08429/MKRI-P/XII-2008 | 20 |
| 990 | # |
# |
$a 08430/MKRI-P/XII-2008 | 21 |
| 990 | # |
# |
$a 08430/MKRI-P/XII-2008 | 22 |
| 990 | # |
# |
$a 08429/MKRI-P/XII-2008 | 23 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 30 Jan 2009
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020