Detail Katalog
ID: 58Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Penafsiran Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 33 UUD 1945: studi atas putusan-putusan Mahkamah Konstitusi mengenai permohonan judicial review terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang pengelolaan sumber daya air, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 201 t
Pengarang:
Kuntana Magnar; Inna Junaenah; Giri Ahmad Taufik
Kuntana Magnar; Inna Junaenah; Giri Ahmad Taufik
Penerbit:
Universitas Padjadjaran
Universitas Padjadjaran
Tempat Terbit:
Bandung
Bandung
Tahun Terbit:
2007
2007
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Sumber air -- Tambang dan sumber pertambangan -- Tenaga listrik
Deskripsi Fisik:
vii, 123 hlm. ; 30 cm
vii, 123 hlm. ; 30 cm
ISBN:
212962011
212962011
Nomor Panggil:
346.046/MAG/P
346.046/MAG/P
Control Number:
INLIS000000000000058
INLIS000000000000058
BIB ID:
0010-0520000058
0010-0520000058
Catatan
Kerja sama Mahkamah Konstitusi dengan Pusat Studi Kebijakan Negara Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000021296 |
346.046/MAG/P |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 20 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000000058 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20200508200644 | 2 |
| 008 | _ |
_ |
200508||||||||| | ||| |||| ||ind|| | 3 |
| 020 | _ |
_ |
$a 212962011 | 4 |
| 035 | _ |
_ |
0010-0520000058 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | _ |
_ |
$a 346.046 | 7 |
| 084 | _ |
_ |
$a 346.046/MAG/P | 8 |
| 100 | _ |
_ |
$a Kuntana Magnar | 9 |
| 700 | _ |
_ |
$a Inna Junaenah | 10 |
| 700 | _ |
_ |
$a Giri Ahmad Taufik | 11 |
| 245 | _ |
_ |
$a Penafsiran Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 33 UUD 1945: studi atas putusan-putusan Mahkamah Konstitusi mengenai permohonan judicial review terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang pengelolaan sumber daya air, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 201 t | 12 |
| 260 | _ |
_ |
$a Bandung $b Universitas Padjadjaran $c 2007 | 13 |
| 300 | _ |
_ |
$a vii, 123 hlm. ; 30 cm$c 30 cm | 14 |
| 500 | _ |
_ |
$a Kerja sama Mahkamah Konstitusi dengan Pusat Studi Kebijakan Negara Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran | 15 |
| 504 | _ |
_ |
$a hlm. 120 - 123 | 16 |
| 520 | _ |
_ |
$a Putusan-putusan Mahkamah Konstitusi terhadap permohonan pengujian UU Nomor 7 Tahun 2004 tentang pengelolaan sumber daya air, UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak bumi dan gas alam, UU Nomor 20 Tahun 2002 tentang ketenagalistrikan menimbulkan kontroversi. Putusan-putusan tersebut memberikan penafsiran berbeda terhadap Pasal 33 UUD 1945, yang kemungkinan besar memberikan implikasi terhadap kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia pada masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 33 UUD 1945 dan implikasinya terhadap kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode doctrinal-normologik dengan jenis penelitian hukum in concreto. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dan wawancara, sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara, cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak dan sumber daya alam, diletakkan dalam wilayah hukum publik bukan privat. Konsekuensi yang timbul adalah diaturnya hak penguasaan oleh negara sebagai representasi kolektif masyarakat Indonesia. | 17 |
| 650 | _ |
_ |
$a Sumber air | 18 |
| 650 | _ |
_ |
$a Tambang dan sumber pertambangan | 19 |
| 650 | _ |
_ |
$a Tenaga listrik | 20 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Apr 2016
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020