Detail Katalog
ID: 6653
Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi / Jimly Asshiddiqie
Edisi: Cet ke-1
Pengarang:
Jimly Asshiddiqie
Jimly Asshiddiqie
Penerbit:
Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MKRI,
Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MKRI,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2006
2006
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Hukum Tata Negara
Deskripsi Fisik:
xvi,354p.;22 cm ; 22 cm
xvi,354p.;22 cm ; 22 cm
ISBN:
9798674xxx
9798674xxx
Nomor Panggil:
342.04/ASS/P
342.04/ASS/P
Control Number:
INLIS000000000006653
INLIS000000000006653
BIB ID:
0010-0520006653
0010-0520006653
Catatan
Dalam buku ini penulis mengajak pembaca mencermati dan memahami berbgaai perubahan yang terkait dengan lembaga negara di Indonesia, termasuk bagaimana perkembangan dan konsolidasinya. Buku ini melengkapi karya Jimly sebelumnya yang berjudul Sengketa Kewenangan Antarlembaga Negara yang menjelaskan mengenai mekanisme penyelesaian sengketa antarlembaga negara yang kewenangannya diatur dalam UUD 1945. Semenjak reformasi, UUD 1945 telah mengalami empat kali perubahan yang berakibat pada berubahnya sendi-sendi ketatanegaraan. Salahsatu hasil perubahan yang cukup mendasar adalah perubahan supremasi MPR menjadi supremasi konstitusi. Pasca reformasi, Indonesia sudah tidak lagi mengenal istilah "lembaga tertinggi negara" untuk kedudukan MPR sehingga seluruh lembaga negara sederajat kedudukannya dalam sistem check and balances. Seiring dengan itu konstitusi ditempatkan sebagai hukum tertinggi yang mengatur dan membatasi kekuasaan lembaga-lembaga negara yang menjalankan roda penyelenggaraan negara.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000011674 |
342.04/ASS/P |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000005875 |
342.04/ASS/P |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000021064 |
342.04/ASS/P |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000006653 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241014033537 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520006653 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
241014################|##########0#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 9798674xxx | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 342.04 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 342.04/ASS/P | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Jimly Asshiddiqie | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi /$c Jimly Asshiddiqie | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet ke-1 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MKRI,$c 2006 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a xvi,354p.;22 cm ; $c 22 cm | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Dalam buku ini penulis mengajak pembaca mencermati dan memahami berbgaai perubahan yang terkait dengan lembaga negara di Indonesia, termasuk bagaimana perkembangan dan konsolidasinya. Buku ini melengkapi karya Jimly sebelumnya yang berjudul Sengketa Kewenangan Antarlembaga Negara yang menjelaskan mengenai mekanisme penyelesaian sengketa antarlembaga negara yang kewenangannya diatur dalam UUD 1945. Semenjak reformasi, UUD 1945 telah mengalami empat kali perubahan yang berakibat pada berubahnya sendi-sendi ketatanegaraan. Salahsatu hasil perubahan yang cukup mendasar adalah perubahan supremasi MPR menjadi supremasi konstitusi. Pasca reformasi, Indonesia sudah tidak lagi mengenal istilah "lembaga tertinggi negara" untuk kedudukan MPR sehingga seluruh lembaga negara sederajat kedudukannya dalam sistem check and balances. Seiring dengan itu konstitusi ditempatkan sebagai hukum tertinggi yang mengatur dan membatasi kekuasaan lembaga-lembaga negara yang menjalankan roda penyelenggaraan negara. | 14 |
| 650 | _ |
4 |
$a Hukum Tata Negara | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 11674/MKRI-P/II-2009 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 05875/MKRI-P/IX-2008 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 21064/MKRI-P/III 2011 | 18 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 08 Sep 2008
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020