Detail Katalog
ID: 7632
Hukum Konstitusi Masa Transisi: Semiotika, Psikoanalisis & Kritik Ideologi / Anom Surya Putra
Edisi: 1st ed
Pengarang:
Anom Surya Putra
Anom Surya Putra
Penerbit:
Nuansa Cendikia,
Nuansa Cendikia,
Tempat Terbit:
Bandung :
Bandung :
Tahun Terbit:
2003
2003
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Hukum Konstitusi
Deskripsi Fisik:
256 hal ; 18 cm ; 18 cm
256 hal ; 18 cm ; 18 cm
ISBN:
979 - 9481 - 33 - 3*
979 - 9481 - 33 - 3*
Nomor Panggil:
342 ANO h
342 ANO h
Control Number:
INLIS000000000007632
INLIS000000000007632
BIB ID:
0010-0520007632
0010-0520007632
Catatan
Indeks : Indeks ; Bibliography ; Terdapat gejala bahwa ilmu Hukum Tata negara tengah mengalami defisit berkepanjangan disebabkan kurangnya pengembangan aspek teoritis, akademis dan praktis komunikatif. Gagalnya komunikasi melalui buku hukum yang akademis berdampak negatif bagi Ilmu Hukum Konstitusi pada masa transisi. Misalnya, kecenderungan untuk kembali ke masa otoriter dan ilmu hukum yang bercampur aduk dengan norma dan dogma. Bila tidak dimulai maka dikhawatirkan dapat berakibat pada masyarakat yang cenderung akan mendapatkan kenihilan dari tembok akademis dan di-informasi tentang peran hukum di ruang publik. Ilmu Hukum yang normatif tidak identik dengan dogmatis karena dogma hukum merupakan bagian dari pengembangan keilmuan normatif. Normatif bermakna pengembangan ilmu berdasarkan fakta, kenyataan parsial, praksis komunikasi dan refleksi epistemologis.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000007485 |
342 ANO h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000000676 |
342 ANO h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000000677 |
342/S.H/H |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 20 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000007632 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221101013914 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520007632 | 3 |
| 020 | # |
# |
$a 979 - 9481 - 33 - 3* | 4 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 5 |
| 082 | # |
# |
$a 342 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a 342 ANO h | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a Anom Surya Putra | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Hukum Konstitusi Masa Transisi: Semiotika, Psikoanalisis & Kritik Ideologi /$c Anom Surya Putra | 9 |
| 250 | # |
# |
$a 1st ed | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Bandung :$b Nuansa Cendikia,$c 2003 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a 256 hal ; 18 cm ; $c 18 cm | 12 |
| 500 | # |
# |
$a Indeks : Indeks | 13 |
| 504 | # |
# |
$a Bibliography | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Terdapat gejala bahwa ilmu Hukum Tata negara tengah mengalami defisit berkepanjangan disebabkan kurangnya pengembangan aspek teoritis, akademis dan praktis komunikatif. Gagalnya komunikasi melalui buku hukum yang akademis berdampak negatif bagi Ilmu Hukum Konstitusi pada masa transisi. Misalnya, kecenderungan untuk kembali ke masa otoriter dan ilmu hukum yang bercampur aduk dengan norma dan dogma. Bila tidak dimulai maka dikhawatirkan dapat berakibat pada masyarakat yang cenderung akan mendapatkan kenihilan dari tembok akademis dan di-informasi tentang peran hukum di ruang publik. Ilmu Hukum yang normatif tidak identik dengan dogmatis karena dogma hukum merupakan bagian dari pengembangan keilmuan normatif. Normatif bermakna pengembangan ilmu berdasarkan fakta, kenyataan parsial, praksis komunikasi dan refleksi epistemologis. | 15 |
| 650 | _ |
4 |
$a Hukum Konstitusi | 16 |
| 008 | _ |
_ |
221101################|##########|#ind## | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 07485/MKRI-P/XII-2007 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 00676/MKRI-P/I-2005 | 19 |
| 990 | # |
# |
$a 00677/MKRI-P/I-2005 | 20 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 22 Jul 2007
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020