Detail Katalog
ID: 77
Negara vs Konglomerat : Rekam Jejak Kasus Arthaloka / Mirza
Edisi: Cet. 1
Pengarang:
Mirza
Mirza
Penerbit:
Taspen,
Taspen,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2008
2008
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Land Tenure
Deskripsi Fisik:
xiii, 800 hlm. ; 21 cm
xiii, 800 hlm. ; 21 cm
ISBN:
9798767519
9798767519
Nomor Panggil:
346.0432 MIR n
346.0432 MIR n
Control Number:
INLIS000000000000077
INLIS000000000000077
BIB ID:
0010-0520000077
0010-0520000077
Catatan
Rekam jejak kasus Arthaloka-Negara vs Konglomerat adalah sebuah buku yang berkisah apa adanya tentang kasus Arthaloka yang penuh dengan lika-liku, selama berpuluh-puluh tahun. Dimulai dari perkara pidana, berlanjut ke perdata pertama, kedua dan ketiga, cukup melelahkan. Meskipun Departemen Keuangan sudah menang Kasasi, tapi Pengadilan Umum belum memberikan lampu hijau untuk mengembalikan tanah itu ke Arthaloka, ada apa? Kasus Arthaloka ini telah mendapat sorotan dari berbagai pihak, seperti pakar hukum, KPK, jurnalis serta pejabat Mahkamah Agung. Bayangkan, tanah hasil korupsi, telah dirampas untuk negara cq PT Taspen (Persero) dan telah disertifikatkan, tapi pihak PT MRE dapat menggugat lagi setelah bertahun-tahun putusan pengadilan diumumkan. Padahal menurut pasal 35 UU No. 3/1971, jika dalam perampasan barang-barang itu termasuk juga barang-barang pihak ketiga, maka mereka dapat mengajukan keberatan ke pengadilan. Dalam waktu tiga bulan setelah pengumuman hakim, artinya gugatan MRE itu telah lewat waktu. Tapi badan peradilan meladeni gugatan itu, disini keadaan hukum semakin semrawut, manipulasi kata-kata, serta undang-undang terjadi disini, sungguh amat mengerikan nasib supremasi hukum di negeri ini. Buku ini menarik disimak, apalagi bagi sarjana yang akan menkanjutkan pendidikan S3-nya, kasus ini dapat dijadikan pembelajaran bagi semua pihak yang berperkara: hukum yang berbicara bukan uang.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000005999 |
346.0432 MIR n |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000000077 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221103114936 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520000077 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221103################|##########|#ind## | 4 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 5 |
| 082 | # |
# |
$a 346.0432 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a 346.0432 MIR n | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a Mirza | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Negara vs Konglomerat : $b Rekam Jejak Kasus Arthaloka /$c Mirza | 9 |
| 250 | # |
# |
$a Cet. 1 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Taspen,$c 2008 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xiii, 800 hlm. ; $c 21 cm | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Rekam jejak kasus Arthaloka-Negara vs Konglomerat adalah sebuah buku yang berkisah apa adanya tentang kasus Arthaloka yang penuh dengan lika-liku, selama berpuluh-puluh tahun. Dimulai dari perkara pidana, berlanjut ke perdata pertama, kedua dan ketiga, cukup melelahkan. Meskipun Departemen Keuangan sudah menang Kasasi, tapi Pengadilan Umum belum memberikan lampu hijau untuk mengembalikan tanah itu ke Arthaloka, ada apa? Kasus Arthaloka ini telah mendapat sorotan dari berbagai pihak, seperti pakar hukum, KPK, jurnalis serta pejabat Mahkamah Agung. Bayangkan, tanah hasil korupsi, telah dirampas untuk negara cq PT Taspen (Persero) dan telah disertifikatkan, tapi pihak PT MRE dapat menggugat lagi setelah bertahun-tahun putusan pengadilan diumumkan. Padahal menurut pasal 35 UU No. 3/1971, jika dalam perampasan barang-barang itu termasuk juga barang-barang pihak ketiga, maka mereka dapat mengajukan keberatan ke pengadilan. Dalam waktu tiga bulan setelah pengumuman hakim, artinya gugatan MRE itu telah lewat waktu. Tapi badan peradilan meladeni gugatan itu, disini keadaan hukum semakin semrawut, manipulasi kata-kata, serta undang-undang terjadi disini, sungguh amat mengerikan nasib supremasi hukum di negeri ini. Buku ini menarik disimak, apalagi bagi sarjana yang akan menkanjutkan pendidikan S3-nya, kasus ini dapat dijadikan pembelajaran bagi semua pihak yang berperkara: hukum yang berbicara bukan uang. | 13 |
| 650 | _ |
4 |
$a Land Tenure | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 05999/MKRI-P/X-2008 | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 05999/MKRI-P/X-2008 | 16 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 02 Dec 2009
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020