Detail Katalog
ID: 7775Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Studi Implementasi Kebijakan Penanganan Gelandangan di kota Jakarta Timur (Tesis)
Pengarang:
Mardian Wibowo
Mardian Wibowo
Penerbit:
Universitas Indonesia,
Universitas Indonesia,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2008
2008
Bahasa:
ind
ind
Deskripsi Fisik:
xiv, 193 hlm; 21,5 cm ; 21,5 cm
xiv, 193 hlm; 21,5 cm ; 21,5 cm
ISBN:
0606017593
0606017593
Nomor Panggil:
362.5/WIB/s
362.5/WIB/s
Control Number:
INLIS000000000007775
INLIS000000000007775
BIB ID:
0010-0520007775
0010-0520007775
Catatan
Penelitian ini menelaah implementasi/penerapan kebijakan penanganan gelandangan di kota Jakarta Timur. Sebagai sebuah kebijakan publik, kebijakan penanganan gelandangan yang diambil Pemerintah Kota Jakarta Timur dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa faktor/elemen tertentu. Menurut George C Edwards III, terdapat empat elemen yang mempengaruhi penerapan kebijakan publik. Keempat elemen tersebut adalah communication, resources, disposititions, dan bureaucratic structure. Empat elemen yang dikemukakan Edwards III (1980) menjadi parameter yang digunakan dalam penelitian ini untuk menilai pelaksanaan kebijakan oleh Pemkot Jakarta Timur. Fakta fakta di lapangan dikumpulkan menggunakan metode kualitatif, khususnya mengadopsi metode etnografi- pencatatan terhadap penilaian, pendapat, maupun ungkapan narasumber, bahkan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan subyek (manusia) penelitian-. Penelitian menunjukan bahwa empat elemen Edwards III, sadar atau tidak, telah dilaksanakan oleh Pemkot Jakarta Timur meskipun belum cukup sempurna. Namun empat elemen tersebut dilaksanakan sepenuhnya, tetap tidak menjamin masalah kegelandangan akan tuntas. Masalah Kegelandangan diyakini akan tuntas dengan memberdayakan gelandangan. Namun kebijakan pemberdayaan ini urung terlaksana karena isi kebijakan yang ada tidak mengarah pada pemberdayaan, sehingga , tentu saja, penerapan oleh aparat juga tidak mengarah kesana. Kesimpulan penelitian ini mengarah pada dua besaran pokok, yaitu (i) dari sisi teori sebagai parameter, empat elemen Edwards III tidak cukup mampu menjamin pelaksanaan kebijakan publik, karena Edwards III merupakan elemen Eksternal dan elemen kebijakan itu sendiri. Sehingga dari sisi pelaksanaan kebijakan sebagai subyek penelitian, kebijakan dan pelaksanaan kebijakan gagal mencapai hasil karena desain tanpa memperhatikan faktor eksternal. Tindakan yang disarankan untuk menyelesaikan masalah kegelandangan adalah membuat kebijakan dan melakukan tindakan (pelaksanaan) dengan memperhitungkan elemen eksternal, terutama urbanisasi. Tindakan terpenting terkait urbanisasi adalah melakukan pemerataan pembangunan di daerah-daerah yang menjadi “pemasok” gelandangan ke Jakarta Timur. Setelah membuat program pelatihan gelandangan yang berorientasi productive value, dan bukan sekedar mengejar exchangeable force.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000023946 |
362.5/WIB/s |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000007775 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20210324021113 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520007775 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
210324################|##########|#|## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 0606017593 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 362.5 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 362.5/WIB/s | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Mardian Wibowo | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Studi Implementasi Kebijakan Penanganan Gelandangan di kota Jakarta Timur (Tesis) | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Universitas Indonesia,$c 2008 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xiv, 193 hlm; 21,5 cm ; $c 21,5 cm | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini menelaah implementasi/penerapan kebijakan penanganan gelandangan di kota Jakarta Timur. Sebagai sebuah kebijakan publik, kebijakan penanganan gelandangan yang diambil Pemerintah Kota Jakarta Timur dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa faktor/elemen tertentu. Menurut George C Edwards III, terdapat empat elemen yang mempengaruhi penerapan kebijakan publik. Keempat elemen tersebut adalah communication, resources, disposititions, dan bureaucratic structure. Empat elemen yang dikemukakan Edwards III (1980) menjadi parameter yang digunakan dalam penelitian ini untuk menilai pelaksanaan kebijakan oleh Pemkot Jakarta Timur. Fakta fakta di lapangan dikumpulkan menggunakan metode kualitatif, khususnya mengadopsi metode etnografi- pencatatan terhadap penilaian, pendapat, maupun ungkapan narasumber, bahkan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan subyek (manusia) penelitian-. Penelitian menunjukan bahwa empat elemen Edwards III, sadar atau tidak, telah dilaksanakan oleh Pemkot Jakarta Timur meskipun belum cukup sempurna. Namun empat elemen tersebut dilaksanakan sepenuhnya, tetap tidak menjamin masalah kegelandangan akan tuntas. Masalah Kegelandangan diyakini akan tuntas dengan memberdayakan gelandangan. Namun kebijakan pemberdayaan ini urung terlaksana karena isi kebijakan yang ada tidak mengarah pada pemberdayaan, sehingga , tentu saja, penerapan oleh aparat juga tidak mengarah kesana. Kesimpulan penelitian ini mengarah pada dua besaran pokok, yaitu (i) dari sisi teori sebagai parameter, empat elemen Edwards III tidak cukup mampu menjamin pelaksanaan kebijakan publik, karena Edwards III merupakan elemen Eksternal dan elemen kebijakan itu sendiri. Sehingga dari sisi pelaksanaan kebijakan sebagai subyek penelitian, kebijakan dan pelaksanaan kebijakan gagal mencapai hasil karena desain tanpa memperhatikan faktor eksternal. Tindakan yang disarankan untuk menyelesaikan masalah kegelandangan adalah membuat kebijakan dan melakukan tindakan (pelaksanaan) dengan memperhitungkan elemen eksternal, terutama urbanisasi. Tindakan terpenting terkait urbanisasi adalah melakukan pemerataan pembangunan di daerah-daerah yang menjadi “pemasok” gelandangan ke Jakarta Timur. Setelah membuat program pelatihan gelandangan yang berorientasi productive value, dan bukan sekedar mengejar exchangeable force. | 13 |
| 990 | # |
# |
$a 23946/MKRI-P/II-2015 | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 20 Jan 2015
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020