Detail Katalog

ID: 8604
Cover Lembaran Negara Republik Indonesia No. 1-80

Lembaran Negara Republik Indonesia No. 1-80

Pengarang:
Sekretariat Negara Republik Indonesia
Penerbit:
Sekretariat Negara RI
Tempat Terbit:
Jakarta
Tahun Terbit:
1994
Bahasa:
ind
Deskripsi Fisik:
XXXIX, 1278p.; 22 cm.
ISBN:
979119664
Nomor Panggil:
320.6/SEK/L
Control Number:
INLIS000000000008604
BIB ID:
0010-0520008604
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000019664 320.6/SEK/L Tandon Perpustakaan RPH Tandon
Format MARC21 - Total 13 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000008604 1
005 _ _ 20200508204442 2
008 _ _ 200508||||||||| | ||| |||| ||ind|| 3
020 _ _ $a 979119664 4
035 _ _ 0010-0520008604 5
041 _ _ $a ind 6
082 _ _ $a 320.6 7
084 _ _ $a 320.6/SEK/L 8
100 _ _ $a Sekretariat Negara Republik Indonesia 9
245 _ _ $a Lembaran Negara Republik Indonesia No. 1-80 10
260 _ _ $a Jakarta $b Sekretariat Negara RI $c 1994 11
300 _ _ $a XXXIX, 1278p.; 22 cm.$c 22 cm. 12
520 _ _ $a Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 No. 1-80 berisi tentang pengesahan persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Korea mengenai peningkatan dan perlindungan atas penanaman modal. Pengesahan persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah keharyapatihan Luxembourg tentang penghindaran pajak berganda dan pencerahan penelakan pajak atas penghasilan dan atas penanaman modal. Penambahan penyertaan modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham perusahaan perseroan PT Rajawali Nusantara Indonesia. 13
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 13 Jun 2011
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Export