Detail Katalog
ID: 9099
Abdul Latief Hendraningrat : Sang Pengibar Bendera Pusaka 17 Agustus 1945 / Nidjo Sandjojo
Pengarang:
Nidjo Sandjojo
Nidjo Sandjojo
Penerbit:
PT Pustaka Sinar Harapan,
PT Pustaka Sinar Harapan,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2011
2011
Bahasa:
ind
ind
Subjek
abdul latief hendraningrat -- biografi-militer
Deskripsi Fisik:
xviii, 274 p.; 23 cm ; 23 cm
xviii, 274 p.; 23 cm ; 23 cm
ISBN:
979-461-943-9
979-461-943-9
Nomor Panggil:
923.5 NID a
923.5 NID a
Control Number:
INLIS000000000009099
INLIS000000000009099
BIB ID:
0010-0520009099
0010-0520009099
Catatan
p. 265-274 ; Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah” Kalimat itu di ucapkan oleh Bung Karno, Presiden RI Pertama. Klise memang tapi mengandung banyak arti. Karena melihat kondisi negara saat ini, tentu para leluhur kita yang sudah mendahului kita serta kakek dan nenek kita yang berjuang dengan jiwa dan raga untuk kemerdekaan NKRI pasti sedih melihat kondisi negara. Dimana korupsi merajarela, yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, dan masih banyak lagi lainnya. banyak orang yang tidak tahu dengan nama Abdul Latief Hendraningrat. karena sesuai motto hidup beliau, yaitu Sepi Ing Pamrih ( sepi dari pamrih atau tuntutan) serta Rame Ing Gawe (tapi banyak bekerja) dua hal yang sekarang amat sangat bertolak belakang dengan para pejabat-pejabat di negeri ini serta kebanyakan masyarakat indonesia lainnya sekarang. karena pada jaman dahulu para pahlawan berjuang dengan ikhlas tanpa pamrih dan hanya satu tujuan, yaitu Kemerdekaan NKRI dan demi masa depan anak cucu serta keturunannya kelak. untuk itu alangkah durhakanya kita sebagai orang yang mengaku bangsa indonesia, melupakan sejarah bangsa ini. banyak yang bilang jangan tengok masa lalu, tapi tataplah masa depan, menurut saya kalimat ini tidak benar, karena tanpa masa lalu tidak akan ada masa depan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000022861 |
923.5 NID a |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 18 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000009099 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221114101805 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520009099 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221114################|##########|#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 979-461-943-9 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 923.5 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 923.5 NID a | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Nidjo Sandjojo | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Abdul Latief Hendraningrat : $b Sang Pengibar Bendera Pusaka 17 Agustus 1945 /$c Nidjo Sandjojo | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b PT Pustaka Sinar Harapan,$c 2011 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xviii, 274 p.; 23 cm ; $c 23 cm | 12 |
| 504 | # |
# |
$a p. 265-274 | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah” Kalimat itu di ucapkan oleh Bung Karno, Presiden RI Pertama. Klise memang tapi mengandung banyak arti. Karena melihat kondisi negara saat ini, tentu para leluhur kita yang sudah mendahului kita serta kakek dan nenek kita yang berjuang dengan jiwa dan raga untuk kemerdekaan NKRI pasti sedih melihat kondisi negara. Dimana korupsi merajarela, yang benar menjadi salah dan yang salah menjadi benar, dan masih banyak lagi lainnya. banyak orang yang tidak tahu dengan nama Abdul Latief Hendraningrat. karena sesuai motto hidup beliau, yaitu Sepi Ing Pamrih ( sepi dari pamrih atau tuntutan) serta Rame Ing Gawe (tapi banyak bekerja) dua hal yang sekarang amat sangat bertolak belakang dengan para pejabat-pejabat di negeri ini serta kebanyakan masyarakat indonesia lainnya sekarang. karena pada jaman dahulu para pahlawan berjuang dengan ikhlas tanpa pamrih dan hanya satu tujuan, yaitu Kemerdekaan NKRI dan demi masa depan anak cucu serta keturunannya kelak. untuk itu alangkah durhakanya kita sebagai orang yang mengaku bangsa indonesia, melupakan sejarah bangsa ini. banyak yang bilang jangan tengok masa lalu, tapi tataplah masa depan, menurut saya kalimat ini tidak benar, karena tanpa masa lalu tidak akan ada masa depan. | 14 |
| 650 | _ |
4 |
$a abdul latief hendraningrat | 15 |
| 650 | _ |
4 |
$a biografi-militer | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 22861/MKRI-P/VI-2014 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 22861/MKRI-P/VI-2014 | 1 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 26 Jun 2014
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020