Detail Katalog
ID: 9270
Implementasi Sistem Bikameral dalam Parlemen Indonesia / Reni Dwi Purnomowati
Pengarang:
Reni Dwi Purnomowati
Reni Dwi Purnomowati
Penerbit:
Raja Grafindo Persada,
Raja Grafindo Persada,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2005
2005
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Legislative bodies – Indonesia -- Indonesia-Politics and government.
Deskripsi Fisik:
xiv, 388 hlm. ; 21cm ; 21cm
xiv, 388 hlm. ; 21cm ; 21cm
ISBN:
979-3654-73-2
979-3654-73-2
Nomor Panggil:
328 REN i
328 REN i
Control Number:
INLIS000000000009270
INLIS000000000009270
BIB ID:
0010-0520009270
0010-0520009270
Catatan
Pemilihan tentang struktur organisasi parlemen di Indonesia yaitu apakah bikameral atau unikameral, menjadi hangat kembali setelah amandemen UUD 1945. Dalam sidang-sidang MPR selama beberapa tahun terakhir telah dihasilkan segala macam perubahan konstitusi..Perubahan-perubahan tersebut diwujudkan dalam empat dokumen perubahan UUD 1945 dan ketetapan MPR. Selain itu, juga telah terdapat perubahan mendasar dalam struktur ketatanegaraan Indonesia dan kewenangan dalam masing-masing organnya. Kekuasaan MPR dikurangi dengan adanya perubahan ini. Salah satunya adalah pemilihan Presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus Kepala Negara secara langsung untuk mendapatkan sumber legitimasi yang setara dengan parlemen. pemilihan Presiden secara langsung oleh rakyat mengakibatkan trikotomi kekuasaan secara horizontal dijalankan denagn semnagat pengawasan dan perimbangan yang lebih tegas;termasuk di dalamnya perimbangan dari badan legislattif berupa bikameralisme atau pembentukan dua kamar.Untuk Indonesia kamar pertama atau majelis rendah dinamakan DPR sedangkan kamar kedua atau majelis tinggi dinamakan DPD. Akan tetapi masih terdapat perdebatan di kalangan anggota MPR menengenai perubahan struktur ini. Kehadiran DPD harusnya memberi solusi terhadap sistem politik yang sentralistik sepanjang lima dasawarsa terakhir. namun pada kewenangan DPD sangat terasa unsur diskriminatifnya apalagi dengan ekspektasi masyarakat untuk berpartisipasi secara luas dan kompetitif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000023866 |
328 REN i |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000023867 |
328 REN i |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000023864 |
328 REN i |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000023865 |
328/PUR/I |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 19 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000009270 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221025022943 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520009270 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221025################|##########|#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 979-3654-73-2 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 328 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 328 REN i | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Reni Dwi Purnomowati | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Implementasi Sistem Bikameral dalam Parlemen Indonesia /$c Reni Dwi Purnomowati | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Raja Grafindo Persada,$c 2005 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xiv, 388 hlm. ; 21cm ; $c 21cm | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Pemilihan tentang struktur organisasi parlemen di Indonesia yaitu apakah bikameral atau unikameral, menjadi hangat kembali setelah amandemen UUD 1945. Dalam sidang-sidang MPR selama beberapa tahun terakhir telah dihasilkan segala macam perubahan konstitusi..Perubahan-perubahan tersebut diwujudkan dalam empat dokumen perubahan UUD 1945 dan ketetapan MPR. Selain itu, juga telah terdapat perubahan mendasar dalam struktur ketatanegaraan Indonesia dan kewenangan dalam masing-masing organnya. Kekuasaan MPR dikurangi dengan adanya perubahan ini. Salah satunya adalah pemilihan Presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus Kepala Negara secara langsung untuk mendapatkan sumber legitimasi yang setara dengan parlemen. pemilihan Presiden secara langsung oleh rakyat mengakibatkan trikotomi kekuasaan secara horizontal dijalankan denagn semnagat pengawasan dan perimbangan yang lebih tegas;termasuk di dalamnya perimbangan dari badan legislattif berupa bikameralisme atau pembentukan dua kamar.Untuk Indonesia kamar pertama atau majelis rendah dinamakan DPR sedangkan kamar kedua atau majelis tinggi dinamakan DPD. Akan tetapi masih terdapat perdebatan di kalangan anggota MPR menengenai perubahan struktur ini. Kehadiran DPD harusnya memberi solusi terhadap sistem politik yang sentralistik sepanjang lima dasawarsa terakhir. namun pada kewenangan DPD sangat terasa unsur diskriminatifnya apalagi dengan ekspektasi masyarakat untuk berpartisipasi secara luas dan kompetitif. | 13 |
| 650 | _ |
4 |
$a Legislative bodies – Indonesia | 14 |
| 650 | _ |
4 |
$a Indonesia-Politics and government. | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 23866/MKRI-P/I-2015 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 23867/MKRI-P/I-2015 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 23864/MKRI-P/I-2015 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 23865/MKRI-P/I-2015 | 19 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 09 Feb 2015
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020