Detail Katalog
ID: 9523
Hukum Pemerintahan Desa : Dalam Konstitusi Indonesia Sejak Kemerdekaan Hingga Era Reformasi / Ni'matul Huda
Edisi: Cet. 1
Pengarang:
Nimatul Huda
Nimatul Huda
Penerbit:
Setara Press,
Setara Press,
Tempat Terbit:
Malang :
Malang :
Tahun Terbit:
2015
2015
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Pemerintahan desa
Deskripsi Fisik:
xviii, 286 hlm. ; 23 cm
xviii, 286 hlm. ; 23 cm
ISBN:
9786021642450
9786021642450
Nomor Panggil:
352.0598 NIM h
352.0598 NIM h
Control Number:
INLIS000000000009523
INLIS000000000009523
BIB ID:
0010-0520009523
0010-0520009523
Catatan
hlm. 279-283 ; Buku ini disusun sebagai pelengkap dari sejumlah literatur yang mengkaji masalah pemerintahan daerah dan pemerintahan desa di Indonesia. Hadirnya buku ini diharapkan dapat menambah wacana dan perspektif kajian tersebut. Menimbang perjalanan sejarah pengaturan desa sejak proklamasi 17 Agustus hingga awal tahun 2014, yang mengalami pasang surut mengikuti arus perubahan dan dinamika politik, mengakibatkan eksistensi desa semakin hari semakin tergerus dan terpinggirkan. Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya pada Januari 2014 lahirlah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Undang-undang ini mengakomodir esksistensi desa dan desa adat. Dalam suatu negara kesatuan perlu terdapat homogenita, tetapi Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap memberikan pengakuan dan jaminan terhadap keberadaan kesatuan masyarakat hukum dan kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya. Undang-Undang ini menggabungkan fungsi self-governing community dengan local self government, sehingga diharapkan kesatuan masyarakat hukum adat yang selama ini merupakan bagian dari wilayah desa, ditata sedemikian rupa menjadi Desa dan Desa Adat. Pembahasan buku ini diuraikan dalam sembilan bab. 1) Pemerintahan desa dalam perdebatan konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi; 2) Desa dan otonomi desa; 3) Kesatuan masyarakat hukum adat di Indonesia; 4) Pengakuan negara terhadap desa adat; 5) Pemerintahan desa pasca kemerdekaan hingga orde lama; 6) Desa di era pemerintahan orde baru; 7) Desa di era pemerintahan reformasi; 8) Dinamika desa dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan 9) Peraturan desa dan pengujian peraturan desa.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000025418 |
352.0598 NIM h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000025419 |
352.0598 NIM h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000025420 |
352.0598 NIM h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000025417 |
352.0598 NIM h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000026621 |
352.0598 NIM h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000026622 |
352.0598 NIM h |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 58 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000009523 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20221108053545 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520009523 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
221108################g##########0#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 9786021642450 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 352.0598 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 352.0598 NIM h | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Nimatul Huda | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Hukum Pemerintahan Desa : $b Dalam Konstitusi Indonesia Sejak Kemerdekaan Hingga Era Reformasi /$c Ni'matul Huda | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Cet. 1 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Malang :$b Setara Press,$c 2015 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a xviii, 286 hlm. ; $c 23 cm | 13 |
| 504 | # |
# |
$a hlm. 279-283 | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Buku ini disusun sebagai pelengkap dari sejumlah literatur yang mengkaji masalah pemerintahan daerah dan pemerintahan desa di Indonesia. Hadirnya buku ini diharapkan dapat menambah wacana dan perspektif kajian tersebut. Menimbang perjalanan sejarah pengaturan desa sejak proklamasi 17 Agustus hingga awal tahun 2014, yang mengalami pasang surut mengikuti arus perubahan dan dinamika politik, mengakibatkan eksistensi desa semakin hari semakin tergerus dan terpinggirkan. Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya pada Januari 2014 lahirlah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Undang-undang ini mengakomodir esksistensi desa dan desa adat. Dalam suatu negara kesatuan perlu terdapat homogenita, tetapi Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap memberikan pengakuan dan jaminan terhadap keberadaan kesatuan masyarakat hukum dan kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya. Undang-Undang ini menggabungkan fungsi self-governing community dengan local self government, sehingga diharapkan kesatuan masyarakat hukum adat yang selama ini merupakan bagian dari wilayah desa, ditata sedemikian rupa menjadi Desa dan Desa Adat. Pembahasan buku ini diuraikan dalam sembilan bab. 1) Pemerintahan desa dalam perdebatan konstitusi dan putusan Mahkamah Konstitusi; 2) Desa dan otonomi desa; 3) Kesatuan masyarakat hukum adat di Indonesia; 4) Pengakuan negara terhadap desa adat; 5) Pemerintahan desa pasca kemerdekaan hingga orde lama; 6) Desa di era pemerintahan orde baru; 7) Desa di era pemerintahan reformasi; 8) Dinamika desa dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dan 9) Peraturan desa dan pengujian peraturan desa. | 15 |
| 650 | _ |
4 |
$a Pemerintahan desa | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 19 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 20 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 21 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 22 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 23 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 24 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 25 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 26 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 27 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 28 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 29 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 30 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 31 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 32 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 33 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 34 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 35 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 36 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 37 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 38 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 39 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 40 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 41 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 42 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 43 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 44 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 45 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 46 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 47 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 48 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 49 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 50 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 51 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 52 |
| 990 | # |
# |
$a 26622/MKRI-P/XII-2021 | 53 |
| 990 | # |
# |
$a 25418/MKRI-P/II-2017 | 54 |
| 990 | # |
# |
$a 25419/MKRI-P/II-2017 | 55 |
| 990 | # |
# |
$a 25420/MKRI-P/II-2017 | 56 |
| 990 | # |
# |
$a 25417/MKRI-P/II-2017 | 57 |
| 990 | # |
# |
$a 26621/MKRI-P/XII-2021 | 58 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Sep 2017
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020