=LDR 00000nam 2200000 4500 =990 ##$$a 21799/MKRI-P/XI-2011 =001 INLIS000000000010313 =990 ##$$a 26669/MKRI-P/XII-2021 =005 20221025023049 =990 ##$$a 26670/MKRI-P/XII-2021 =035 ##$$a 0010-0122000047 =990 ##$$a 27020/MKRI-P/VI-2022 =007 ta =008 221025################g##########0#ind## =020 ##$$a 978-602-425-658-6 =082 ##$$a 328.598 =084 ##$$a 328.598 SAL p =100 #$$a Saldi Isra =245 1#$$a Pergeseran Fungsi Legislasi /$c Saldi Isra =250 ##$$a Ed. 2, Cet. 4 =260 ##$$a Jakarta :$b Rajawali Pers,$c 2018 =300 ##$$a xl, 388 p. ; $c 23 cm =650 #4$$a Legislasi =520 ##$$a Buku ini merekam dengan baik gagasan-gagasan pokok tentang pemerintahan dengan fokus pada fungsi legislasi menurut UUD 1945 sejak perumusan awalnya oleh BPUPKI (1945) sampai pada perubahannya oleh MPR (1999–2002). Buku ini menunjukkan fakta pula bahwa upaya pemurnian sistem presidensial melalui amandemen UUD 1945 memang telah berhasil memberi karakter-karakter umum pada sistem tersebut. Akan tetapi pada saat yang sama sistem legislasi justru menjauh dari sistem presidensial. Menariknya, di tengah pendapat bahwa yang mendasari perubahan fungsi legislasi dalam amandemen UUD 1945 adalah yang memperkuat kedudukan DPR, Saldi Isra melihat UUD 1945 hasil amandemen justru memperkuat kedudukan presiden dalam fungsi legislasi. =700 #$$a I Dewa Gede Palguna (Kata Pengantar) =990 ##$$a 26669/MKRI-P/XII-2021 =990 ##$$a 26670/MKRI-P/XII-2021 =990 ##$$a 27020/MKRI-P/VI-2022 =990 ##$$a 21799/MKRI-P/XI-2011 =990 ##$$a 26670/MKRI-P/XII-2021 =990 ##$$a 26669/MKRI-P/XII-2021 =990 ##$$a 27020/MKRI-P/VI-2022 =990 ##$$a 21799/MKRI-P/XI-2011 =990 ##$$a 26669/MKRI-P/XII-2021 =990 ##$$a 26670/MKRI-P/XII-2021 =990 ##$$a 27020/MKRI-P/VI-2022 =990 ##$$a 21799/MKRI-P/XI-2011