=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000001959 =005 20221101043725 =035 ##$$a 0010-0520001959 =008 221101################|##########|#ind## =020 ##$$a 9786029845662 =041 $$a ind =082 ##$$a 344.0412 =084 ##$$a 344.0412 DES a =100 #$$a Desriza Ratman =245 1#$$a Aspek Hukum Informed Consent dan Rekam Medis dalam Transaksi Terapeutik =260 ##$$a Bandung :$b Keni Media,$c 2013 =300 ##$$a ix, 137 p.; 20 cm ; $c 20 cm =520 ##$$a Buku ini menulis tentang hak pasien atas informed concsent dan isi rekam medis yang dilakukan oleh seorang tenaga medis atau fasilitas sarana kesehatan. Dalam menjalankan prkatek kedokterannya, hubungan dokter dengan pasien adalah mitra yang sejajar dimata hukum 9equality before the law), ini yang disebut dengan transaksi terapeutik. Dokter dituntut untuk melaksanakan kewajiban untuk memenuhi hak pasien dan bila ada kelalaian atas kewajiban tersebut dengan kerugian pada pasien, maka pasien dapat menuntut atau menggugat dokter secara hukum. Diantara kewajiban yang harus dipenuhi oleh dokter, dua diantaranya adalah selalu melaksanakan INFORMED CONSENT dan PENYELENGGARAAN REKAM MEDIS. =650 4$$a Medical ethics - Indonesia; Physician and patient - Indonesia; =650 4$$a Informed consent (Medical law) - Indonesia. =990 ##$$a 23016/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23015/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23014/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23013/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23016/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23015/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23014/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23013/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23014/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23016/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23015/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23013/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23015/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23016/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23014/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23013/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23013/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23016/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23015/MKRI-P/XI-2014 =990 ##$$a 23014/MKRI-P/XI-2014