=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000001981 =005 20241017024555 =035 ##$$a 0010-0520001981 =008 241017################|##########0#eng## =020 ##$$a 599 =041 $$a ind =082 ##$$a 347.03 =084 ##$$a 347.03 CON =100 #$$a Contempt of Court =245 1#$$a Contempt of Court /$c Sekretariat Jenderal & Kepaniteraan MKRI =260 ##$$a Jakarta :$b Sekretariat Jenderal & Kepaniteraan MKRI,$c 2006 =300 ##$$a v, 252 hal ; 23 cm ; $c 23 cm =500 ##$$a Indeks : Index =520 ##$$a Contempt of court dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan istilah "penghinaan terhadap pengadilan". Pada lingkup MK, UU nomor 24 tahun 2003 yang mengatur megenai Mahkamah Konstitusi, istilah "penghinaan terhadap pengadilan" ditemukan pada pasal 40 ayat (4) yang menyebutkan "Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimagsud pada ayat (2), merupakan penghinaan terhadap Mahkamah Konstitusi." Merujuk pada ayat pasal 40 ayat (2) maka pelanggaran yang dimagsudkan pasal 40 ayat (4) adalah pelanggaran atas kewajiban menaati tata tertib persidangan bagi setiap orang yang menghadiri persidangan. Menelusuri lebih dalam mengenai penghinaan terhadap pengadilan di Mahkamah Konstitusi, MK telah mengeluarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) tentang Tata Tertib Persidangan pada Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (PMK nomor 003/PMK/2003). Pada PMK tersebut MK mendefinisikan penghinaan terhadap MK adalah pelanggaran terhadap ketentuan yang diatur dalam pasal 6 PMK a quo. =650 4$$a Mahkamah Konstitusi =990 ##$$a 03962/MKRI-P/IX-2006 =990 ##$$a 03963/MKRI-P/IX-2006 =990 ##$$a 00598/MKRI-P/V-2007 =990 ##$$a 04027/MKRI-P/X-2006 =990 ##$$a 04026/MKRI-P/X-2006 =990 ##$$a 04025/MKRI-P/X-2006