=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000005336 =990 ##$$a 13702/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13701/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13700/MKRI-P/XI-2009 =005 20221025010603 =990 ##$$a 13700/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13700/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13701/MKRI-P/XI-2009 =035 ##$$a 0010-0520005336 =990 ##$$a 13701/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13702/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13702/MKRI-P/XI-2009 =008 221025################|##########|#ind## =020 ##$$a 9789791227339 =041 $$a ind =082 ##$$a 328 =084 ##$$a 328 DAT d =100 #$$a Dati Fatimah =245 1#$$a DPR uncensored : "apa boleh buat, ini cerita-cerita tak terhormat tentang anggota-anggota dewan yang terhormat" /$c Dati Fatimah dan Ahmad Faisal Ismail =260 ##$$a Yogyakarta :$b Mizan Pustaka,$c 2008 =300 ##$$a xx, 166p. : $b :illus. ; $c 21 cm. =520 ##$$a Dari masa ke masa, citra DPR sebagai sebuah lembaga representasi kedaulatan rakyat tidak pernah berubah. Parodi yang dipertontonkan oleh wakil rakyat semakin menunjukkan bagaimana sesungguhnya kualitas moral dan integritas politik serta kesehatan hati nurani dari wakil rakyat yang terhormat tersebut. Merebaknya berbagai kasus yang menimpa wakil rakyat, seperti kasus studi banding, kedisiplinan dalam persidangan, berbagai kasus korupsi hingga skandal seks, menjadi promosi efektif bagaimana buruknya kinerja wakil rakyat kita. Buku ini memotret Indonesia dengan cara yang tidak biasa. Nakal dan jenaka..." =650 4$$a Dewan Perwakilan Rakyat =650 4$$a Badan legislatif =700 #$$a Ahmad Faisal Ismail =990 ##$$a 13700/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13701/MKRI-P/XI-2009 =990 ##$$a 13702/MKRI-P/XI-2009