=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000006868 =990 ##$$a 08306/MKRI-P/XII-2008 =990 ##$$a 08305/MKRI-P/XII-2008 =005 20221010091942 =990 ##$$a 08305/MKRI-P/XII-2008 =990 ##$$a 08306/MKRI-P/XII-2008 =035 ##$$a 0010-0520006868 =008 221010################|##########|#ind## =020 ##$$a 979-605-408-6 =041 $$a ind =082 ##$$a 159.9 =084 ##$$a 159.9 GOL k =100 #$$a Goleman, Daniel =245 1#$$a Kecerdasan Emosional /$c Daniel Golmen =260 ##$$a Jakarta :$b Gramedia Pustaka Utama,$c 1996 =300 ##$$a 500p.; 23cm. ; $c 23cm. =500 ##$$a Indeks : p. 483-497 =520 ##$$a Apakah IQ merupakan takdir? Ternyata tidak sebagaimana yang lumrah kita pikirkan. Buku Daniel Goleman yang mengagumkan dan persuasif ini berpendapat bahwa pandangan kita tentang kecerdasan manusia terlalu sempit, mengabaikan serangkaian penting kemampuan yang sangat besar pengaruhnya dalam menentukan keberhasilan kita dalam kehidupan. Dengan memanfaatkan penelitian yang menggemparkan tentang otak dan perilaku, Goleman memperlihatkan faktor-faktor yang terkait mengapa orang yang ber-IQ tinggi gagal dan orang yang ber-IQ sedang-sedang menjadi sangat sukses. Faktor-faktor ini mengacu pada suatu cara lain untuk menjadi cerdas- cara yang disebutnya 'Kecerdasan emosional". kecerdasan emosional mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial. Ini merupakan ciri-ciri yang menandai orang-orang yang menonjol dalam kehidupan nyata; yang memiliki hubungan dekat yang hangat, yang menjadi bintang di tempat kerjanya. Ini juga merupakan ciri-ciri utama karakter dan disiplin diri, altruisme dan belas kasih- kemampuan-kemampuan dasar yang dibutuhkan apabila kita mengharapkan terciptanya masyarakat yang sejahtera. Sebagaimana ditunjukkan oleh Goleman, kerugian pribadi akibat rendahnya kecerdasan emosional dapat berkisar mulai kesulitan perkawinan dan mendidik anak hingga buruknya kesehatan jasmani. =990 ##$$a 08306/MKRI-P/XII-2008 =990 ##$$a 08305/MKRI-P/XII-2008