=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000007924 =990 ##$$a 16734/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16733/MKRI-P/X-2010 =005 20221101051301 =990 ##$$a 16733/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16734/MKRI-P/X-2010 =035 ##$$a 0010-0520007924 =990 ##$$a 16731/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16731/MKRI-P/X-2010 =008 221101################|##########|#ind## =990 ##$$a 16732/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16732/MKRI-P/X-2010 =020 ##$$a 9795383027 =041 $$a ind =082 ##$$a 344.04 =084 ##$$a 344.04 FRE h =100 #$$a Freddy Tengker =245 1#$$a Hak Pasien /$c Freddy Tengker =260 ##$$a Bandung :$b Mandar Maju,$c 2007 =300 ##$$a ix, 248p.; 21 cm. ; $c 21 cm. =520 ##$$a Pengakuan otonomi pasien adalah salah satu unsur dan syarat penting dari pelayanan yang baik. Pengakuan otonomi pasien melahirkan prosedur informed choice dan informed consent. Perkembangan tersebut di atas menuntut sifat komunikatif dari profesi kesehatan. Otonomi pasien diperhatikan juga pada manusia sebagai subyek penelitian sehingga naracoba manusia terlindungi terhadap eksperimen yang tidak memenuhi syarat. Buku ini membantu masyarakat luas khususnya profesi kesehatan dan profesi hukum agar tahu hak dan kewajiban masing-masing dan dengan demikian mencegah konflik dalam pelayanan kesehatan =650 4$$a Public health laws -- Indonesia. =650 4$$a Medical laws and legislation -- Indonesia. =990 ##$$a 16733/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16734/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16731/MKRI-P/X-2010 =990 ##$$a 16732/MKRI-P/X-2010