=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000008261 =005 20221019095947 =035 ##$$a 0010-0520008261 =008 221019################|##########|#ind## =020 ##$$a 9789791283083 =041 $$a ind =082 ##$$a 306.209598 =084 ##$$a 306.209598 STA p =100 #$$a Stange, Paul =245 1#$$a Politik Perhatian : Rasa Dalam Kebudayaan Jawa /$c Paul Stange =250 ##$$a Cet. ke-2 =260 ##$$a Yogyakarta :$b Lkis,$c 2009 =300 ##$$a xxix, 366 p. ; 20 cm ; $c 20 cm =500 ##$$a Indeks : p. 355 - 364 =504 ##$$a p. 337 - 351 =520 ##$$a Jawa, sebagai sebuah peradaban, bertahan dengan sintesis spiritualnya terhadap peradaban dunia: Hindu-Budha dan Islam. Tetapi, mengapa gagap menghadapi penetrasi Barat? Upaya memilah Jawa dan non-Jawa selalu saja merupakan peristiwa politik. Dan itu berarti selalu ada yang ter(di)singkir(kan). Jawa yang takluk, atau Hindu-Budha, Islam, dan Barat yang takluk? Lalu siapa pula yang berhak mewakili: Hindu-Budha, aliran kepercayaan, koreografer Sardono atau Bagong, Gus Dur dan pesantrennya, Kraton Mataram, atau Lembaga Javanologi? Mungkin tak seorang pun dari mereka karena Jawa telah menjadi masa silam dan hanya ada dalam imajinasi. Semakin ia dikaji untuk masa kini, semakin kita harus menelusuri masa silamnya. =650 4$$a Politics and culture - Indonesia - Java =650 4$$a Java (Indonesia) - Civilization =650 4$$a Java (Indonesia) - Social life and customs =990 ##$$a 19003/MKRI-P/XI-2010 =990 ##$$a 19004/MKRI-P/XI-2010 =990 ##$$a 19006/MKRI-P/XI-2010 =990 ##$$a 19005/MKRI-P/XI-2010