=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000008850 =990 ##$$a 22647/MKRI-P/VII-2012 =990 ##$$a 22646/MKRI-P/VII-2012 =005 20221111021932 =990 ##$$a 22646/MKRI-P/VII-2012 =990 ##$$a 22647/MKRI-P/VII-2012 =035 ##$$a 0010-0520008850 =008 221111################|##########|#ind## =020 ##$$a 978-979-91-0408-3 =041 $$a ind =082 ##$$a 364.66 =084 ##$$a 364.66 YON a =100 #$$a Yon Artiono Arba'i =245 1#$$a Aku Menolak Hukuman Mati /$c Yon Artiono Arba'i =260 ##$$a Jakarta :$b KPG,$c 2012 =300 ##$$a xviii, 228 p; 23 cm ; $c 23 cm =504 ##$$a p.217-224 =520 ##$$a Hukuman mati, yang kian kuat dipertahankan di Indonesia, telah mengundang banyak perdebatan: layak dipertahankan atau tidak. Apakah sanksi berupa hukuman mati membuat tujuan pemidanaan tercapai? Dan apakah penerapannya memberikan efek jera, mencegah masyarakat umum bertindak di luar hukum?Buku ini diolah dari disertasi Yon Artiono Arba’i, “Perspektif Pidana Mati sebagai Sanksi Alternatif dalam Memenuhi Keadilan dan Hak Asasi Manusia”. Dalam kajiannya ini Yon Artiono Arba’i menyelisik hukuman mati dari perspektif sejarah, agama, dan teori hukum itu sendiri. Lewat penelitiannya, ia menawarkan suatu cara pandang terhadap hukuman mati, khususnya yang berlaku di Indonesia. =650 4$$a Hukum Mati =990 ##$$a 22646/MKRI-P/VII-2012 =990 ##$$a 22647/MKRI-P/VII-2012