<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000010452</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220202020051</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0222000014</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">220202################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-3597-49-6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">361.1 PET g</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Peter Kropotkin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Gotong royong kunci kesejahteraan sosial :</subfield>
      <subfield code="b">tumbangnya Darwinisme sosial /</subfield>
      <subfield code="c">Peter Kropotkin</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Depok :</subfield>
      <subfield code="b">Piramedia,</subfield>
      <subfield code="c">2006</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxxii, 185 hlm. ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Permasalahan Sosial</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sebetulnya teori Darwin, khususnya dalam kaitan dengan evolusi fisik manusia, pada saat ini sudah terhitung usang tinggal sisa-sisanya yang masih dipegang oleh segelintir orang terutama dalam bidang sosial. Yang banyak dikembangkan dan diterapkan oleh para pengikut Darwin adalah konsep Darwinisme sosial. Dalam kehidupan sosial a la rimba, sadar atau tidak sadar orang dididik untuk bersaing dan mengincar orang lain kalau perlu untuk dijadikan budak atau sapi perah. Fenomena di atas mudah dilihat dalam keseharian kita saat ini. Kendati sudah lama orang menggembar-gemborkan gagasan kemerdekaan di seluruh dunia tetapi yang terpampang justru sebaliknya. Neo-kolonialisme berjaya di hampir semua sudut bumi. Kropotkin dalam buku yang berada di tangan pembaca sekarang ini dengan gamblang membalik semua teori Darwinisme sosial. Berdasarkan pada bukti lapangan, Kropotkin menyodorkan bahwa justru gotong royonglah faktor utama berlangsungnya evolusi kehidupan bukan persaingan dan saling sikut.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">26878/MKRI-P/XII-2021</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
