<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000010722</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221125125254</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1122000064</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">221125################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-461-610-9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">305.4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">305.4 BLA k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Susan Blackburn</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Kongres Perempuan Pertama Tinjauan Ulang /</subfield>
      <subfield code="c">Susan Blackburn</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Yayasan Pustaka Obor Indonesia,</subfield>
      <subfield code="c">2007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">lii, 256 hlm ;</subfield>
      <subfield code="c">24 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kongres Perempuan Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Orang perempuan saja, kok mengadakan kongres, yang hendak dirembug di situ itu apa?demikian ucapan yang didengar oleh salah satu pencetus pada saat dia mau berangkat ke Kongres Perempuan peretama pada bulan Desember 1928. Ternyata banyak sekali yang dirembug dalam kongres yang berlangsung beberapa hari itu. Banyak hal penting yang diperjuangkan untuk kemajuan perempuan pada saat itu, bahkan diantaranya ada juga yang hingga kini masih relevan karena ada hal-hal yang sudah dibicarakan, namun sampai saat ini belum tercapai juga. Oleh karena itu penyelenggaraan kongres ini memang layak diakui sebagi titik awal gerakan perempuan yang sangat berarti. Masalah-masalah yang dirembug dalam pidato-pidato pada saat kongres tersebut kemudian dituangkan ke dalam edisi masalah istri yang merupakan salah daru prakarsa yang lahir pada kongres tersebut.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22513/MKRI-P/XI-2011</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22514/MKRI-P/XI-2011</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22515/MKRI-P/XI-2011</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22516/MKRI-P/XI-2011</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
