<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000011153</controlfield>
    <controlfield tag="005">20260128033821</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0126000047</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">260128################g##########0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">92</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">92 WAH t</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Wahiduddin Adams</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">70 Tahun Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.A. :</subfield>
      <subfield code="b">Dalam Pusaran Kehidupan dan Supremasi Konstitusi /</subfield>
      <subfield code="c">Wahiduddin Adams</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Konstitusi Press,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ix, 210 hlm ;</subfield>
      <subfield code="c">23 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dr. Wahiduddin Adams, SH, MA adalah seorang hakim konstitusi. Beliau adalah lulusan program doktor bidang hukum Islam dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, kemudian menjabat sebagai Direktorat Jenderal di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan hakim Mahkamah Konstitusi. Sebagai penjaga konstitusi, beliau dituntut indepensinya. Ia harus independen dari birokrasi dan kekuasaan (istiqlal 'an al-sulthah al-tanfidziyyah). Sifat independensi Wahiduddin terlihat dari kesederhanaannya yang bersahaja. la adalah hakim yang lurus, dengan gaya hidupnya yang tidak glamor. Kondisi inilah yang menjadikannya sebagai hakim yang relijius, sederhana, dan independen. Putusan-putusannya terbebas dari pengaruh politik yang tidak adil. Beliau meneladani Syuraih bin Al- Qadhi, seorang hakim di masa awal Islam. Syuraih adalah hakim yang adil, meskipun kepada keluarganya sendiri atau bahkan kepada pemimpin yang telah mengangkatnya sebagai hakim. Syuraih dikenal sebagai hakim kaum muslimin yang diakui kapasitasnya sejak pemerintahan Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib hingga Muawiyah. Yang tidak dapat dinafikan dari seorang Wahiduddin Adams adalah sosoknya yang sangat respek terhadap para ulama dan organisasi Islam. Bersama dengan para hakim konstitusi lainnya, beliau merumuskan putusan strategis yang menempatkan MUI sebagai lembaga fatwa yang kompeten dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Putusan MK ini memberikan pengakuan konstitusional yang kuat bahwa MUI adalah fatwa, yang tidak saja diakui oleh masyarakat melainkan juga oleh konstitusi.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Wahiduddin Adams - 1954 - Biografi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">27536/MKRI-P/X-2025</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
