<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000223</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16434/MKRI-P/XII-2009</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20221116095033</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520000223</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221116################|##########|######</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9793244070</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">923.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">923.2 TOS k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Tosari Widjaja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Karir Politik Anak Desa :</subfield>
      <subfield code="b">Otobiografi Tosari Widjaja /</subfield>
      <subfield code="c">Tosari Widjaja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Princeton University Press,</subfield>
      <subfield code="c">2004</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxxviii, 427p.; 21 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Peristiwa 27 Juli 1996 dan kemudian membuahkan Mega-Bintang semakin membuat penguasa merasakan sesuatu yang mengkhawatirkan terutama pada kekuasaan mereka. Dalam sidang BP MPR saya mengangkat soal demokrasi dan mengusulkan agar keran demokrasi dibuka lebar-lebar untuk rakyat secara luas. Saya menginginkan partisipasi masyarakat dalam berpolitik, bukan massa mengambang. Saya juga mengisyaratkan akan adanya krisis keuangan yang terjadi karena kesalahan pembangunan, terutama pada pembangunan SDM. Tapi, penguasa terlalu memprioritaskan industri. Jika ini ditolak, penguasa harus membayarnya jauh lebih mahal. Waktu itu ada seorang jenderal anggota BP yang sempat nyeletuk, "Apakah PPP ingin di-PDI-kan juga?" Ancaman itu saya kira serius atau mungkin kekalapan politik. Akhirnya apa yang saya ramalkan benar-benar terjadi. Dua bulan kemudian pendapat saya jadi kenyataan, dan biayanya memang jauh lebih mahal. Peristiwa Semanggi yang kemudian disusul kerusuhan Mei 1998, akhirnya berbuntut tumbangnya kekuasaan Orde Baru.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Biografi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Tosari Widjaja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">16434/MKRI-P/XII-2009</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
