<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003542</controlfield>
    <controlfield tag="005">20210323060313</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520003542</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">210323################|##########|#|##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">21206</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">347.05</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">347.05/GUN/a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Muh. Guntur</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Analisis Hukum Berdasarkan Teknik SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) terhadap Undang-undang Nomor 5 Tahun 1986 tentang Peradilan Tata Usaha Negara (Tesis)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Bandung :</subfield>
      <subfield code="b">Universitas Padjadjaran,</subfield>
      <subfield code="c">1996</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xvii, 251 hlm; 29 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Berdasarkan hasil penelitian ini yang diperoleh dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif dan analisis data kualitatif, maka ditemukan hal-hal berikut: aspek kekuatan-kekuatan Undang-undang No.5 tahun 1986, yakni terletak pada landasan pembentukannya; kompetensi pengadilan; jaminan kebebasan hakim; berpekara secara cuma-cuma bagi yang tidak mampu;adanya lembaga rapat permusyawaratan dan pemeriksaan persiapan; dan cara pengambilan putusan oleh Majelis Hakim PTUN. Kelemahan-kelemahannya terletak pada penamaannya yang ganda, ketidakjelasan pihak tergugat, pengaturan hubungan keluarga antara hakim, tergugat, pengaturan hubungan keluarga antara hakim, tergugat dan saksi-saksi tidak beralasan; pengaturan tenggang waktu pelaksanaan sidang pertama tidak logis dan lain-lain.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) analysis; Peradilan Tata Usaha Negara</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">21206/MKRI-P/VII-2011</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
