<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005066</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508203008</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">97987654321x</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520005066</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">340.11</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">340.11/RUS/R</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Ahmad Rustandi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Rule Of Law Versi Islam 05106</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">cet.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Bandung</subfield>
      <subfield code="b">ARMICO</subfield>
      <subfield code="c">1977</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">302p;22 cm</subfield>
      <subfield code="c">22 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Indeks : Indeks</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Bibliography</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Tidak berlebihan kiranya jika dikatakan,bahwa undang-undang peradilan agama merupakan salah satu karya monumental di bidang perundang-undangan.Penilaian itu bukan semata-mata dilihat dari segi teknis perudang-undangan,melainkan dari suasana pembahasan dan muatannya yang merupakan bukti terujinya integritas bangsa dan semangat bhineka tunggal ika.Betapa tidak,sejak rencana undang-undang ini dilambungkan,berbagai tanggapan yang cukup panas dan kontroversial muncul ke permukaan.Hal ini sungguh beralasan,karena walaupun secara formal undang-undang ini mengatur peradilan,tetapi secara subtansial menyentuh hal-hal yang amat peka,yaitu kehidupan beragama dan kerukunan hidup antar agama di dalam wadah agama pancasila.Tidak kurang dari kepala negara turut menyampaikan himbauam untuk medinginkan dan melunakan berbagai tanggapan itu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Hukum</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
