<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005284</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221031042745</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520005284</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221031################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9793418710</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">346.01</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">346.01 BUD p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Budi Susilo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Prosedur Gugatan Cerai /</subfield>
      <subfield code="c">Budi Susilo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet. 2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pustaka Yustisia,</subfield>
      <subfield code="c">2007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">152p.; 19cm. ;</subfield>
      <subfield code="c">19cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Prosedur hukum yang dilalui dalam mengurus gugatan cerai memang terbilang panjang. Mulai dari mengurus surat permohonan perceraian, mendaftarkannya di panitera pengadilan, menyiapkan bukti-bukti serta saksi, hingga menjalani proses persidangan di pengadilan. Selain itu, juga harus mengacu pada sejumlah peraturan atau kebijakan yang mengatur soal perceraian itu sendiri, seperti Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan, dan Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan. Berangkat dari sejumlah peraturan diatas, buku ini membahas secara jelas tentang prosedur pengajuan gugatan cerai. Tanpa bermaksud mengamini fenomena perceraian yang banyak terjadi di masyarakat, buku ini memaparkan beberapa tahapan yang harus dilalui dalam mengajukan gugatan cerai.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08663/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08664/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
