<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005444</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508203140</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">959090809</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520005444</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">392.5</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">392.5/DKK/P</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Nizami Jamil dkk</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Pedoman Adat : Perkawinan Melayu Siak</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Cet Ke-1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Siak</subfield>
      <subfield code="b">Academic ( India ) Publishers</subfield>
      <subfield code="c">2006</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ix,111p.;18 cm</subfield>
      <subfield code="c">18 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">bibliografi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Kebudayaan dari suatu suku bangsa apabila dikaji dan dicermati dengan hakiki mengundang suatu peradaban yang tinggi nilainya, demikian juga adat perkawinan Melayu Siak. Nilai sosial kemasyarakatan yang tercermin didalam hubungan kekerabatan, silaturahmi kesetiakawanan, norma sosial, norma adat, norma agama, saling hormat menghormati yang besar disebut gelar, yang kecil disebut nama. Sepanjang adat istiadat itu tidak merugikan dan tidak menghambat kemajuan dan tidak bertentangan dengan norma agama, maka ada baiknya perlu dipertahankan dan perlu diwariskan secara turun temurun dari suatu generasi kepada generasi berikutnya.&#13;
Buku ini salah satu hasil karya yang perwujudannya bermuara kearah usaha pelestarian sebagai warisan generasi dulu dan kini untuk generasi berikutnya.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Perkawinan Adat</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
