<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005450</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508203141</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">979-3627-14-x</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520005450</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">352</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">352/KAR/P</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Sem Karoba</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Papua menggugat , bagian satu : Politik Ekonomi NKRI di papua barat 00726</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Papua</subfield>
      <subfield code="b">Elsam Lembaga Studi Dan Advokasi Masyarakat</subfield>
      <subfield code="c">2004</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">v, 351p;24 cm</subfield>
      <subfield code="c">24 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Buku ini mempunyai tiga jilid. Bagian kesatu berisi tentang catatan seputar politik otomisasi NKRI di papua barat reaksi terhadapnya; disertai dengan beberapa cotoh kasus politik otomisasi di dunia dan di asia pasifik Bagian kedua mengkaji arti kata otonomi (khusus) yang dalam real politiknya disebut pembangunan; disertai dengan arti,wujud,politisasi. Otsus dan latar belakangnya dalam perpektif HAM, prinsip demokrasi, hukum serta teori pembangunan di tiga dunia dan dunia ketiga. "PAPUA MENGGUGAT:politik otomisasi NKRI di papua bahwa kebijakan ini telah memalangkan nasib, menjerumuskan papua dan bangsa indonesia dari krisis satu kepada yang lain; tapa peri kemanusiaan, tanpa menghargai HAM, melanggar prinsip demokrasi dan hukum,untuk kepentingan kapitalisme-imperalis yang mengutamakan growth,monetarism,developmentalism,welfarism,socialism,menggadaikan dan melacurkan diri dalam retorika politik yang memalukan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">1. Papua - Politik dan Pemerintahan</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
