<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005453</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221019114026</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520005453</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221019################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9789799792044</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">307.1 RAL p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ralahalu, Karel Albert</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pembangunan Daerah Kepulauan &amp; Visi Maluku 2030 /</subfield>
      <subfield code="c">Karel Albert Ralahalu</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet ke-1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Maluku :</subfield>
      <subfield code="b">Pemerintah Provinsi Maluku,</subfield>
      <subfield code="c">2007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxiii,279p.;23cm ;</subfield>
      <subfield code="c">23cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pembangunan Daerah Kepulauan &amp; Visi Maluku 2030 : Menjadikan Maluku Sebagai Daerah Industri Berbasis Sumber Daya Kelautan Paling Kompetitif di Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">bibliografi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Sektor kelautan dan perikanan selama ini belum tereksplorasi secara maksimal, penyebabnya adalah para pemimpin di masa lalu tidak memilki komitmen dan kurang memahami bahwa laut adalah mesin uang raksasa yang harus dikelola secara terpadu. Mensejahterakan masyarakat pesisir/kepulauan yang mayoritas adalah nelayan membutuhkan pemimpin yang memiliki visi kepemimpinan yang kuat, khususnya visi maritim. Pemimpin yang memiliki komitmen untuk menjadikan paradigma maritim sebagai paradigma pembangunan daerah. Pemerintah provinsi Maluku dalam lima tahun mendatang perlu mencari basis baru pertumbuhan ekonominya, tidak hanya bertumpu pada sektor pertanian dalam pengertian sempit, tetapi basis baru pertumbuhan ekonomi adalah sektor kelautan, perikanan dan pariwisata bahari yang renewable.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Pemerintahan Daerah - Maluku</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">05446/MKRI-P/V-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">05446/MKRI-P/V-2008</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
