<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006205</controlfield>
    <controlfield tag="005">20241022042234</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520006205</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">241022################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9798981 359</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">347.59</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">347.59 AHS k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ahsin Thohari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Komisi Yudisial &amp; Reformasi Peradilan /</subfield>
      <subfield code="c">Ahsin Thohari</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Elsam Lembaga Studi Dan Advokasi Masyarakat,</subfield>
      <subfield code="c">2004</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">XX iii,350 p; lll. ; 21 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Maksud dibentuknya komisi yudisial dalam struktur kekuasaan kehakiman indonesia adalahagar warga masyarakatdi luar struktur resmi lembaga parlemen dapat di libatkan dalam proses pengangkatan, penilaian kinerja dan kemungkinan pemberhentian hakim. Semua ini di maksuduntuk menjaga danmenegakkan kehormatan,keluhuran martabat,serta perilaku hakim dalam rangka mewujudkan kebenaran dan keadilan berdasarka ke-tuhanan yang maha esa. dengan kehormatan dan keluhura martabatnya itu kakuasaan kehakiman yang merdeka dan bersifat imparsial (independent and impartial judiciary) diharapkan diwujudkan dengan sekaligus di imbangi oleh prinsip akuntabilitas kekuasaan kehakiman , baik dari segi hukum maupun dari segi etika. Buku tidak masuk dalam perdebatan epistemologis soal mana lebih penting: pelaku atau strutur,tindakan atau struktur. Ia hadir dengan asumsi bahwa peran subjek memang penting dan "tidak bisa tidak" dalam sistem struktur. Bahkan sistem dan struktur itu sendiri kehilangan maknanya tnpa ada pelaku atau subjek. seperti kata Giddens, tidak ada "struktur" tanpa "pelaku". Buku ini mengkaji salah satu lembaga penting (subjek institusional) yang berisikanpara pelaku (subjek personal) yaitu komisi yudisial. Komisi ini merupaka sebuah institusi yang sangat penting keberadaannya dalam reformasi hukum dan penegakan keadilan di sebuah negara.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Judical Independence - Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">03764/MKRI-P/V-2006</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">03766/MKRI-P/V-2006</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">03765/MKRI-P/V-2006</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">03758/MKRI-P/V-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">03755/MKRI-P/V-2006</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
