<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006273</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221027090841</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520006273</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221027################|##########|#eng##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-8744-00-4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">eng</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">330.9598</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">330.9598 SJA c</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sjahrir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Catatan Ekonomi Indonesia /</subfield>
      <subfield code="c">Sjahrir</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">New Delhi :</subfield>
      <subfield code="b">Oxford,</subfield>
      <subfield code="c">2000</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">XVII, 276 hlm.; 21 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Indeks : Indeks</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dekade 1980-an dapat dilihat secara khusus sebagai dekade deregulasi perekonomian Indonesia. Kebutuhan untuk menyehatkan perekonomian, bukan saja didorong oleh kesulitan-kesulitan ril pemerintah dalam mengolah sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang semakin terbatas , tetapi juga oleh desakan masyarakat ( yang dipresentasikan melalui opini para pakar), yang melihat dan merasakan inefisiensi perekonomian nasional sebagai akibat dari regulasi yang belebihan, proteksi yang berbasis koneksi -koneksi politik dan birokratisasi yang amat berbelit -, yang sering menjadi sumber korupsi. Business News adalah sebuah buletin ekonomi yang juga scara kritis mengamati dan mempersoalkan inkonsistensi pemerintah dalam menerapkan kebijaksan deregulasi. Melalui editorialnya buletin ini dengan teduh dan bijaksana telah mempeingatkan pemerintah tentang implikasi dan inkonsistensi kebijakan deregulasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Keadaan Ekonomi-Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">01616/MKRI-P/II-2005</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
