<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006933</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221025021928</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520006933</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221025################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-104-402-3</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">328.598</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">328.598 MAR b</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Markus Gunawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku Pintar Calon Anggota dan Anggota Legislatif (DPR, DPRD, &amp; DPD) /</subfield>
      <subfield code="c">Markus Gunawan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cet. 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Visimedia,</subfield>
      <subfield code="c">2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">x, 206 p. :</subfield>
      <subfield code="b">: ill. ;</subfield>
      <subfield code="c">24 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Menjadi anggota dewan/legislatif (DPR,DPRD dan DPD) telah menjadi impian banyak orang. Segala cara, bahkan cara-cara yang kurang etis sering dilakukan untuk mencapai impian tersebut. Mengapa? karena dibalik tugas beratnya sebagai wakil rakyat dan wakil daerah, anggota dewan memiliki banyak keistimewaan dibandingkan dengan rakyat biasa. Dari gaji yang menggiurkan, kendaraan dinas, rumah dinas, tunjangan jabatan, uang sidang, hingga aneka keuntungan lainnya. Tidaklah mengherankan jika kemudian muncul berbagai kasus hukum yang menimpa oknum-oknum anggota dewan yang terhormat karena kekhilafannya. Idealnya anggota dewan bukan hanya memperjuangkan partai golongan, dan pribadinya, tetapi juga harus membawa aspirasi rakyat dan daerah yang diwakilinya. Mereka harus total menyuarakan hati nurani rakyat tanpa terkecuali. Dan ini harus diawali dengan niat baik dan nurani bening sejak mereka berniat mencalonkan diri atau dicalonkan konstituennya. Buku ini merupakan buku panduan lengkap bagi calon anggota dan anggota dewan. Didalamnya diuraikan berbagai tata cara, aturan main, hak dan kewajiban, permasalahan, bahkan kasus korupsi berjamaah yang sering terjadi di gedung parlemen. Pantas dibaca bukan hanya oleh calon anggota dan anggota dewan, tetapi juga oleh akademisi dan masyarakat umum.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Politik-Badan legislatif</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08569/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08570/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08570/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08569/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08569/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">08570/MKRI-P/XII-2008</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
