<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006950</controlfield>
    <controlfield tag="005">20220613112611</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520006950</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">220613################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979xxxxx...</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">001.01</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">001.01/ASS/P</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Jimly Asshiddiqie</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Yayasan Kajian Al-Qur'an Siranindi (YKQS),</subfield>
      <subfield code="c">2006</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xvi, 368 p.; 15x22 cm. ;</subfield>
      <subfield code="c">15x22 cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Indeks : p. 364-368</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">p. 355-363</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Pemahaman lama mengenai lembaga negara nampaknya sudah tidak dapat dipertahankan lagi di era informasi sekarang ini. Hal ini mengingat munculnya berbagai lembaga negara baru dalam sistem ketatanegaraan kita pasca perubahan UUD 1945. Menyahuti perkembangan zaman itu, pakar hukum tata negara yang juga ketua Mahkamah Konstitusi Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H. menawarkan gagasan orisinil-visioner mengenai lembaga negara yang berbeda sama sekali dengan materi yang diajarkan di sekolah dan kampus selama berpuluh-puluh tahun. Buku ini menggagas pengertian baru mengenai lembaga negara dan menyusun kategorisasi lembaga-lemabaga negara untuk menentukan kedudukan dan meletakkan masing-masing lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan kita. Terbitnya buku ini dihaeapkan akan mendorong poerubahan pandangan dan pemikiran mengenai lembaga negara agar wawasan dan pemikiran ketatanegaraan kita sesuai dengan perkembangan dan kecenderungan zaman. Buku ini penting dibaca guru, dosen dan mahasiswa, pakar dan pengamat hukum tata negara, pejabat dan politisi, wartawan dan aktivis LSM, serta mereka yang terlibat dalam dinamika ketatanegaraan kita.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
