<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000006994</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221108093326</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520006994</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221108################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979523166x</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">347.09</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">347.09 PRI a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Priyatna Abdurrasyid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa :</subfield>
      <subfield code="b">Suatu Pengantar /</subfield>
      <subfield code="c">Priyatna Abdurrasyid</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Fikahati Aneska,</subfield>
      <subfield code="c">2002</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xx,592p.;18 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">18 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="500" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Indeks : p.598-607</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">p.593-597</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Alternatif Penyelesaian Sengketa (APS) arbitrase merupakan salah satu mekanisme-nya,dan yang didasarkan kepada kesepakatan bersama,dapat dijadikan alat pendamai menyelesaikan suatu sengketa yang timbul pada ,asa kini dan masa mendatang. penyelesaian secara damai tersebut dapat dilakukan oloh perorangan yang profesional dengan keahlian khusus (mediator) atau diselesaikan oleh seorang atau beberapa orang ahli yana bertindak sebagai arbiter yama dipilih secara kesepakatan oloh para pihak yang bersengketa dan putusannya pinal dan mengikat.Arbitrase dalam hal ini dapat dijadikan metode yang dominan karena adanya kredibilitas,kemampuan,kejujuran,independensi dan keahlian pada mereka yamg diangkat sebagai arbiter dalam rangka usaha menyelesaikan sengketa secara damai. Dalam hal ini latar belakang kehlian arbiter pun banyak ragam (tidak selalu asli hukum). Ia dapat berlatar belakang teknik,asuransi,ekonomi,budaya,dllnyal.berikutnya ialah bahwa aps(termasuk arbitrase) dapat dilakukan dalam susana dan lingkungan konpindensial Di dalam buku ini juga terdapat berbagai ketentuan,baik nasional maupun internasional yang berkaitan dangan APS/Arbitrase.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">Arbitrase</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">05552/MKRI-P/V-2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">05552/MKRI-P/V-2008</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
