<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000007054</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508203819</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">9789792225013</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520007054</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">413</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">413/TAM/K</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Yapi Tambayong</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Kamus bahasa &amp; budaya Manado</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Sinar Grafika</subfield>
      <subfield code="c">2007</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">xlix, 389 p.</subfield>
      <subfield code="b">: illus. ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">p. 385-387</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Barangkali salah satu, atau malahan mungkin juga satu-satunya bahasa daerah di Indonesia yang sangat longgar membuka diri terhadap melintasnya bahasa-bahasa Eropa - Portugis, Spanyol, Belanda, Prancis, Inggris, Jerman - adalah bahasa campur aduk yang terlembaga di Manado dan dikenal sebagai `bahasa Melayu-Manado`.`Bahasa Melayu-Manado` berakar pada bahasa Minahasa yang bercampur dengan bahasa Melayu ketika digunakan untuk mempelajari dan menyebarkan Injil sejak awal abad ke-19. Kamus ini mempunyai dua keistimewaan: pertama, sebagai kamus bahasa dan sekaligus budaya merupakan terobosan dalam leksikografi Indonesia, karena hingga kini kamus yang beredar adalah kamus bahasa umum atau kamus istilah yang terbatas. Kedua, dengan memahami bahasa dan budaya sesama bangsa, pengguna kamus akan menghargai dan menjunjung tinggi kekayaan budaya sendiri; penghargaan kepada budaya sesama bangsa adalah landasan yang kokoh bagi persatuan bangsa Indonesia.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Bahasa Manado-Kamus-Indonesia</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
