<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000007506</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">06590/MKRI-P/XI-2007</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="005">20221111052959</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520007506</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221111################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-898-989-96</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">384.510.9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">384.510.9 PEN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pengkajian Tentang Masalah Pemanfaatan Orbit Bumi NONGSO ( Leo, Meo, Heo) Khususnya Bagi Kepentingan Telekomunikasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Pengkajian Tentang Masalah Pemanfaatan Orbit Bumi NONGSO ( Leo, Meo, Heo) Khususnya Bagi Kepentingan Telekomunikasi /</subfield>
      <subfield code="c">Editor by : L. Sumartini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Konsil Kedokteran Indonasia,</subfield>
      <subfield code="c">1999</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">ix, 63 p. ; 22cm ;</subfield>
      <subfield code="c">22cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Bibliography</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Telekomunikasi merupakan salah satu sarana strategis dalam kehidupan suatu bangsa maupun antar bangsa. Karena itu harus terus dikembangkan agar arus berita, informasi dan data dapat terselanggara dengan cepat dan tepat. Dalam rangka pembangunan telekomunikasi dewasa ini penggunaan GSO ( Geo Stationer Orbit) akan mengalami kejenuhan. Sebagai penggantinya sudah diupayakan untuk memanfaatkan orbit bumi non GSO. Dalam kaitan ini Indonesia mempunyai program Nusantara 21. Tujuannya membangun sistem informasi sampai ke Kecamatan. Proyek ini akan menerapkan orbit non-GSO (orbit Leo). Sebagai langkah antisipasi, tahun 1997/1998 Badan Pembinaan Hukum Nasional telah melakukan kajian hukum tentang masalah pemanfaatan Orbit Bumi Non-GSO, khususnya untuk kepentingan telekomunikasi. Pengkajian dilakukan antara lain mengenai karakteristik Orbit Bumi Non-GSO; Kerugian dan keuntungan penggunaannya. Identifikasi masalah hukum; Status pemanfaatannya; Kepentingan nasional dalam pengaturan Orbit Bumi Non-GSO dengan telekomunikasi dan navigasi.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">I. Artificial Satellites in Telecommunication-Law and Legislation-Indonesia</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Editor by : L. Sumartini</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">06590/MKRI-P/XI-2007</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
