<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000007721</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508204103</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">099612312-D</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520007721</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">344.01</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">344.01/SYA/p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Muhammad Syarif</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Prinsip Keadilan dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Indonesia (Disertasi)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Surabaya</subfield>
      <subfield code="b">Universitas Airlangga</subfield>
      <subfield code="c">2002</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">xix, 224 hlm.; 29 cm</subfield>
      <subfield code="c">29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Penyelesaian perselisihan hubungan industrial selama ini dianggap kurang adil karena proses penyelesaianya lambat, menggunakan banyak biaya, sering tidak memperhatika kepentingan umum, dan lembaga yang memberi kewenangan khusus menyelesaikan perselisihan perhubungan industrial  (P4) tidak bebas dan mandiri dari pengaruh para pihak yang berselisih dan pemerintah.&#13;
Bertolak dari hal tersebut, maka penelitian disertasi ini berjudul”Prinsip Keadilan Dalam Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Indonesia”. Ada tiga sub masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini, yakni (1) hakikat hubungan industrial di Indonesia, (2) prinsip-prinsip keadilan dalam era pasar bebas bagi penyelesaian perselisihan hubungan industrial di Indonesia.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Industrial laws and legislation - Indonesia.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
