<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000007797</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508204120</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">312003</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520007797</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">347.03</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">347.03/ASR/p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">A. Muhammad Asrun</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Pemerintahan otoriter dan indepedensi peradilan: kajian fenomena keadilan personal dalam peradilan di tingkat Mahkamah Agung (1967-1998) (Disertasi)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Universitas Indonesia</subfield>
      <subfield code="c">2003</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">xi,358 hlm.; 29 cm</subfield>
      <subfield code="c">29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">329-346 hlm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Penelitian ini dimaksudkan untuk meninjau pengaruh kekuasaan otoriter terhadap pelaksanaan kekuasaan kehakiman, dengan menjadikan proses peradilan di tingkat Mahkamah Agung di era pemerintahan Presiden Soeharto dalam kurun waktu antara 1967 sampai 1998 sebagai alat bantu analisis. Kajian ini disandarkan pada analisis hukum dan politik. Segenap peraturan perundang-undangan tentang kekuasaan kehakiman dan catatan-catatan selama persidangan di Dewan Perwakilan Rakyat dalam rangka pembuatan undang-undang yang dimaksud, putusan-putusan Hakim Agung pada Mahkamah Agung (MA) dan peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh MA dijadikan alat analisa untuk menjelaskan permasalahan yang dikaji.&#13;
Kajian putusan-putusan pengadilan sampai pada tingkat MA diharapkan akan memperkuatkan penjelasan atas pengaruh kekuasaan eksekutif terhadap pelaksanaan  proses peradilan, terutama di tingkat MA. Penulis sengaja memilih proses peradilan ditingkat MA sebagai acauan utama penelitian ini, dengan asumsi bahwa praktek peradilan yang berjalan baik harus dihadirkan terlebih dahulu di MA sebelum dilakukan pembenahan terhadap praktek-praktek peradilan yang korup dilingkungan pengadilan bawahan.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Mahkamah Agung; Independensi Peradilan; Keadilan Personal</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
