<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000008031</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508204221</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">9789791402965</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520008031</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">343.0929</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">343.0929/UND/U</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Edited</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2009 Tentang Ketenagalistrikan &amp; Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Eko Jaya</subfield>
      <subfield code="c">2009</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">xi, 422 p. ; 21 cm</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Undang-Undang Ketenagalistrikan yang baru telah mengakomodatif dalam pengaturannya, baik dari penyelenggara penyedia listrik maupun dalam penentuan tarif. Disamping itu jika terdapat lokasi yang PLN belum mampu untuk menjangkaunya, maka pemerintah daerah propinsi, kabupaten, maupun kota, dapat menunjuk penyelenggara penyedia tenaga listrik di luar PLN, dengan tujuan untuk mempercepat kecukupan tenaga listrik di daerahnya. Sedangkan diterbitkannya Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mencakup pengelolaan lingkungan hidup dengan adanya kejelasan kewenangan antara pusat dan daerah, penguatan kewenangan menjadi lebih operasional di Kementerian Negara Lingkungan Hidup, penegakan hukum yang kuat, dan ancaman sanksi administratif, pidana dan denda yang maksimal.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Electric power sytems - Law and legislation</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Environmental law</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
