<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">02179/MKRI-P/III-2005</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000000805</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221013024927</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520000805</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221013################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">979-3247-223</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">302.2</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">302.2 KOM</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Komunikasi Informasi Edukasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Komunikasi Informasi Edukasi /</subfield>
      <subfield code="c">Kementrian Pemberdayaan Perempuan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Grasindo,</subfield>
      <subfield code="c">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">77 :</subfield>
      <subfield code="b">ii, 77 hlm.; 19 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">19 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Menurut Schramm, aktivitas komunikasi merupakan proses menciptakan persamaan mengenai informasi, ide atau gagasan, pemikiran dan juga sikap (attitude). Intinya adalah membawa khalayak komunikator bersama-sama untuk membentuk kesepakatan pesan.Dengan meningkatnya informasi penyebarannya dari berbagai pihak melalui berbagai media baik dalam bidang tehnologi maupun daya jangkauannya, membuat masyarakat sudah Car Communited. Begitu jenuhnya benak khalayak sasaran, merasa tidak dapat lagi melakukan seleksi secara rasional. Persoalannya sekarang adalah, bagaimana suatu lembaga adalah menyusun program-program atau kebijakannya yang memang dibutuhkan dan mempunyai nilai daya saing dengan program-program dari lembaga lain, sehingga program atau kebijaksanaannya tidak hanya menjadi konsumsi nasional, tetapi dapat direspon oleh masyarakat sebagai khalayak sasaran KIE yang lebih luas.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
      <subfield code="a">1. Komunikasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">02179/MKRI-P/III-2005</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
