<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000008970</controlfield>
    <controlfield tag="005">20221024104343</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0520008970</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9789791805728</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">323.4</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">323.4 SUP p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Supriyanto Abdi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Eko Riyanto</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Imran</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Yahya Ahmad Zein Mirza Al Fath</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Potret pemenuhan hak atas pendidikan dan perumahan /</subfield>
      <subfield code="c">Supriyanto Abdi et.al</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Yogyakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Pademangan,</subfield>
      <subfield code="c">2009</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xvi, 369 hlm.; 21 cm ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">p. 365-369</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku ini secara eksplisit maupun implisit mengajak para pembaca melihat dan menilai sejauh mana pemerintah pengemban kekuasaan negara telah berupaya memenuhi kewajibannya, untuk secara bertahap namun segera, merealisasi hak-hak ekonomi, sosial dan budaya rakyat. Terdapat dua indikator utama yang diperlukan untuk melihat kesungguhan usaha pemerintah itu, yakni komitmen dan taraf kekuatan sumber daya finansialnya. Namun dalam hubungan ini perlu diingat, bahwa sesungguhnya dalam persoalan hak-hak ekonomi sosial dan budaya yang asasi bagi rakyat itu, kewajiban pemerintah bukanlah mengerahkan sumber daya untuk sepenuhnya memberikan melainkan hanya untuk membangun infrastruktur publik. Dana anggaran tidak untuk diobral dan dibagikan cuma-cuma melainkan untuk membangun infrastruktur, sedemikian rupa agar warga masyarakat secara bebas mendapatkan peluang yang luas berkat terbangunnya insfrastruktur yang baik itu untuk berusaha memperoleh kesejahteraannya. Maka yang menjadi persolan disini ialah kewajiban dan komitmen pejabat pemerintahan, tidak untuk berzakat-zakat melainkan untuk membangun infrastruktur yang memudahkan rakyat dalam usaha-usaha mereka yang bebas dan mandiri, tatkala mengupayakan kesejahteraannya.</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="008">221024################|##########|#ind##</controlfield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">22723/MKRI-P/III-2013</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
