<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000009058</controlfield>
    <controlfield tag="005">20200508204632</controlfield>
    <controlfield tag="008">200508|||||||||   |   |||   |||| ||ind||</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">98674322678</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="0">010-0520009058</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">ind</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">001</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">001/DAS/H</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Agus Salim Dasuki</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Hasil-Hasil Silaknas ICMI Pekanbaru - Riau, 11-13 Januari 2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Jakarta</subfield>
      <subfield code="b">Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI)</subfield>
      <subfield code="c">2008</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">xiv, 358 hlm.; 24cm</subfield>
      <subfield code="c">24cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="504" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">p. xiii-xiv</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
      <subfield code="a">Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia menyadari bahwa demokrasi yang telah menjadi pilihan bangsa Indonesia dalam kehidupan bernegara masih belum berjalan pada jalur dan arah yang benar sehingga belum memberikan dampaknya yang bermakna bagi kesejahteraan rakyat. tingginya angka penduduk miskin dan pengangguran, rendahnya taraf pendidikan dan kesehatan, tingginya angka kematian Ibu, dan balita kurang gizi masih merupakan persoalan yang perlu dicari solusinyasecara tepat karena tidak memberikan gambaran pencapaian tujuan kita bernegara. berbagai masalah ini diperparah oleh bencana alam yang datang tampa henti, kerusakan lingkungan, masih merajalelanya korupsi dan penyalahgunaan wewenang, merosotnya karakter dan harga diri bangsa, merebaknya pornografi dan pornoaksi yang merusak ahklak bangsa, yang menjadikan generasi muda Indonesia manusia-manusia konsumtif, berbudaya instan, dan ekshibisionis, tampa idealisme, melemahnya nasionalisme dan patriotisme.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
