Detail Katalog

ID: 10327
Cover Hukum yang Terabaikan :  Catatan Hukum Dua Tahun Pemerintahan Jokowi -JK / Saldi Isra

Hukum yang Terabaikan : Catatan Hukum Dua Tahun Pemerintahan Jokowi -JK / Saldi Isra

Edisi: Cet. 1

Pengarang:
Saldi Isra
Penerbit:
Kompas Media,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2016
Bahasa:
ind
Subjek
Hukum -- Politik dan Pemerintahan
Deskripsi Fisik:
xvi, 184 hlm ; 21 cm
ISBN:
978-602-412-138-9
Nomor Panggil:
342.04 SAL h
Control Number:
INLIS000000000010279
BIB ID:
0010-0122000013
Catatan
Apakah pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memiliki perhatian serius terhadap bidang hukum dan penegakan hokum? Pertanyaan ini tidak bisa dilepaskan dari semakin buramnya potret hokum dan penegakan hukum Negeri ini. Padahal, apabila dibaca uraian Nawacita, banyak pihak berharap Jokowi-JK akan melakukan lompatan besar bidang hukum dan penegakan hukum. Akan tetapi, selama dua tahun memerintah, hukum dan penegakan hukum masih tertatih-tatih. Oleh karena itu, sepanjang sisa masa jabatan, Jokowi-JK harus memberikan fokus lebih besar pada masalah hukum dan penegakan hukum. Untuk itu, diperlukan peta jalan reformasi hukum dan penegakan hukum sehingga mampu menggerakkan semua institusi penegak hokum yang berada di bawah wewenang mereka. Dengan peta jalan itu pula, Presiden mendorong lembaga penegak hukum seperti Mahkamah Agung mempercepat pembaruan internal. Tidak kalah pentingnya, dengan peta jalan itu pula masyarakat bisa melacak strategi Presiden mempertahankan eksistensi KPK dalam desain besar pemberantasan korupsi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000026583 342.04 SAL h Dapat dipinjam Mahkamah Konstitusi RI Tersedia
00000026584 342.04 SAL h Dapat dipinjam Mahkamah Konstitusi RI Tersedia
Format MARC21 - Total 22 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000010279 1
005 _ _ 20221101084736 2
035 # # $a 0010-0122000013 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 221101################g##########0#ind## 5
020 # # $a 978-602-412-138-9 6
082 # # $a 342.04 7
084 # # $a 342.04 SAL h 8
100 _ # $a Saldi Isra 9
245 1 # $a Hukum yang Terabaikan : $b Catatan Hukum Dua Tahun Pemerintahan Jokowi -JK /$c Saldi Isra 10
250 # # $a Cet. 1 11
260 # # $a Jakarta :$b Kompas Media,$c 2016 12
300 # # $a xvi, 184 hlm ; $c 21 cm 13
650 # 4 $a Hukum 14
650 # 4 $a Politik dan Pemerintahan 15
520 # # $a Apakah pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memiliki perhatian serius terhadap bidang hukum dan penegakan hokum? Pertanyaan ini tidak bisa dilepaskan dari semakin buramnya potret hokum dan penegakan hukum Negeri ini. Padahal, apabila dibaca uraian Nawacita, banyak pihak berharap Jokowi-JK akan melakukan lompatan besar bidang hukum dan penegakan hukum. Akan tetapi, selama dua tahun memerintah, hukum dan penegakan hukum masih tertatih-tatih. Oleh karena itu, sepanjang sisa masa jabatan, Jokowi-JK harus memberikan fokus lebih besar pada masalah hukum dan penegakan hukum. Untuk itu, diperlukan peta jalan reformasi hukum dan penegakan hukum sehingga mampu menggerakkan semua institusi penegak hokum yang berada di bawah wewenang mereka. Dengan peta jalan itu pula, Presiden mendorong lembaga penegak hukum seperti Mahkamah Agung mempercepat pembaruan internal. Tidak kalah pentingnya, dengan peta jalan itu pula masyarakat bisa melacak strategi Presiden mempertahankan eksistensi KPK dalam desain besar pemberantasan korupsi. 16
990 # # $a 26583/MKRI-P/XII-2021 17
990 # # $a 265843/MKRI-P/XII-2021 18
990 # # $a 265843/MKRI-P/XII-2021 19
990 # # $a 26583/MKRI-P/XII-2021 20
990 # # $a 26583/MKRI-P/XII-2021 21
990 # # $a 265843/MKRI-P/XII-2021 22
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 06 Jan 2022
Export