Detail Katalog

ID: 1755
Cover Menguak Konspirasi Internasional Di Timor Timur :  Sebuah Analisis Yuridis / Suhardi Somomoeljono

Menguak Konspirasi Internasional Di Timor Timur : Sebuah Analisis Yuridis / Suhardi Somomoeljono

Edisi: cet. 1

Pengarang:
Suhardi Somomoeljono ; Editor Zaenal Wafa
Penerbit:
Lembaga Studi Advokasi Independensi Peradilan Indonesia,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2001
Bahasa:
ind
Subjek
1. Timor Timur - Politik
Deskripsi Fisik:
xxii, 134 hlm.; 23 cm ; 23 cm
ISBN:
979-9477-31-X
Nomor Panggil:
320.958 8 SUH m
Control Number:
INLIS000000000001755
BIB ID:
0010-0520001755
Catatan
Menurut Hukum Internasional, apa yang dilakukan oleh kelompok Pro Integrasi di Timor Timur itu disebut sebagai provoked act retalition. Yakni, tindakan pembalasan yang ditimbulakan oleh perbuatan yang bersifat provokasi dangan melawan hukum oleh kelompok Pro Kemerdekaan lebih dulu. Dan tindakan pembalasan sepeti itu tidak di anggap melanggar hukum. Banyak contoh kejadian mengenai provoked act of retaliation tersebut. Antara lain: 1).Ditahun 1942 setelah pihak Jepang menghancurkan ratusan kapal perang Amerika Serikat di Hawaii, maka Amerika membalasnya dengan menghancurkan apa saja milik Jepang. Kemudian mengumumkan perang hingga menggunakan bom atom yang membunuh jutaan manusia. 2).Ketika Iran di jaman Ayatullah Khomeini menyandera 52 diplomat Amerika Serikat di Teheran, pihak Amerika membalasnya dalam berbagai bentuk penghancuran. Bahkan memblokir semua aset devisa Iran yang tersimpan di beberapa bank luar negeri. 3).Sewaktu Irak menginvasi Kuwait, pihak PBB dengan pasukan multinasionalnya pun membalas provokasi Irak dengan menghancurkan apa saja yang melebihi proporsi sebagai tindakan pembalasan. 4).Presiden Soekarno yang merasa diprovokasi oleh inggris dengan dimerdekakannya negara Malaysia dan Singapura, menganggap perlu membalas dengan mengirim pasukan Baret Merah RPKAD untuk menyerbu Malaysia. Pada semua kejadian provoked act of retaliation tersebut masyarakat dunia bereaksi menentangnya. Dalam konteks peristiwa Timor Timur, di mana kelompok Pro Integrasi telah disakiti lebih dulu maka jika tindak pembalasan dipersoalkan jelas hal ini tidak sesuai dengan Prinsip Hukum Internasional.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000000316 320.958 8 SUH m Dapat dipinjam Mahkamah Konstitusi RI Tersedia
Format MARC21 - Total 18 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000001755 1
005 _ _ 20221115015602 2
035 # # $a 0010-0520001755 3
008 _ _ 221115################|##########|#ind## 4
020 # # $a 979-9477-31-X 5
041 _ _ $a ind 6
082 # # $a 320.958 8 7
084 # # $a 320.958 8 SUH m 8
100 _ # $a Suhardi Somomoeljono 9
245 1 # $a Menguak Konspirasi Internasional Di Timor Timur : $b Sebuah Analisis Yuridis /$c Suhardi Somomoeljono 10
250 # # $a cet. 1 11
260 # # $a Jakarta :$b Lembaga Studi Advokasi Independensi Peradilan Indonesia,$c 2001 12
300 # # $a xxii, 134 hlm.; 23 cm ; $c 23 cm 13
520 # # $a Menurut Hukum Internasional, apa yang dilakukan oleh kelompok Pro Integrasi di Timor Timur itu disebut sebagai provoked act retalition. Yakni, tindakan pembalasan yang ditimbulakan oleh perbuatan yang bersifat provokasi dangan melawan hukum oleh kelompok Pro Kemerdekaan lebih dulu. Dan tindakan pembalasan sepeti itu tidak di anggap melanggar hukum. Banyak contoh kejadian mengenai provoked act of retaliation tersebut. Antara lain: 1).Ditahun 1942 setelah pihak Jepang menghancurkan ratusan kapal perang Amerika Serikat di Hawaii, maka Amerika membalasnya dengan menghancurkan apa saja milik Jepang. Kemudian mengumumkan perang hingga menggunakan bom atom yang membunuh jutaan manusia. 2).Ketika Iran di jaman Ayatullah Khomeini menyandera 52 diplomat Amerika Serikat di Teheran, pihak Amerika membalasnya dalam berbagai bentuk penghancuran. Bahkan memblokir semua aset devisa Iran yang tersimpan di beberapa bank luar negeri. 3).Sewaktu Irak menginvasi Kuwait, pihak PBB dengan pasukan multinasionalnya pun membalas provokasi Irak dengan menghancurkan apa saja yang melebihi proporsi sebagai tindakan pembalasan. 4).Presiden Soekarno yang merasa diprovokasi oleh inggris dengan dimerdekakannya negara Malaysia dan Singapura, menganggap perlu membalas dengan mengirim pasukan Baret Merah RPKAD untuk menyerbu Malaysia. Pada semua kejadian provoked act of retaliation tersebut masyarakat dunia bereaksi menentangnya. Dalam konteks peristiwa Timor Timur, di mana kelompok Pro Integrasi telah disakiti lebih dulu maka jika tindak pembalasan dipersoalkan jelas hal ini tidak sesuai dengan Prinsip Hukum Internasional. 14
650 _ 4 $a 1. Timor Timur - Politik 15
700 _ # $a Editor Zaenal Wafa 16
990 # # $a 00316/MKRI-P/I-2005 17
990 # # $a 00316/MKRI-P/I-2005 18
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 22 Jul 2007
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Export