Detail Katalog
ID: 7826Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Kegagalan Reformasi Konstitusi di Indonesia (Tesis)
Pengarang:
REFLIANI
REFLIANI
Penerbit:
Universitas Islam Indonesia,
Universitas Islam Indonesia,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2002
2002
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Reformasi Konstitusi
Deskripsi Fisik:
vii, 336 hlm; 28 cm ; 28 cm
vii, 336 hlm; 28 cm ; 28 cm
ISBN:
650001507
650001507
Nomor Panggil:
342.03/REF/k
342.03/REF/k
Control Number:
INLIS000000000007826
INLIS000000000007826
BIB ID:
0010-0520007826
0010-0520007826
Catatan
Berakhirnya rezim politik Orde Baru pada tanggal 21 Mei 1998 telah membuka kembali wacana tentang reformasi konstitusi amandemen UUD 1945. Bahkan, reformasi konstitusi menjadi salah satu agenda reformasi yang penting selain pemberantasan kolusi, korupsi, nepotisme (KKN) danpenghafusan dwifungsi ABRI (kini TNI). Untuk menjalankan agenda tersebut Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah mengadakan perubahan UUD 1945 sebanyak empat kali, mulai dan kemungkinan perubahan keempat (2002). Akan tetapi perubahan-perubahan yang dilakukakan tersebut justru mengundang kritik disana sini, baik dari segi prosedur perubahan maupun subtansi perubahan. Dalam studi ini menyusun memfokuskan pembahasan pada perubahan dalam sidang Tahunan MPR 2000. Fokus penelitian ini MPR untuk menuntaskan reformasi konstitusi perubahan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 2000.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000007826 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20210323053721 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520007826 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
210323################|##########|#|## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 650001507 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 342.03 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 342.03/REF/k | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a REFLIANI | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Kegagalan Reformasi Konstitusi di Indonesia (Tesis) | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Universitas Islam Indonesia,$c 2002 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a vii, 336 hlm; 28 cm ; $c 28 cm | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Berakhirnya rezim politik Orde Baru pada tanggal 21 Mei 1998 telah membuka kembali wacana tentang reformasi konstitusi amandemen UUD 1945. Bahkan, reformasi konstitusi menjadi salah satu agenda reformasi yang penting selain pemberantasan kolusi, korupsi, nepotisme (KKN) danpenghafusan dwifungsi ABRI (kini TNI). Untuk menjalankan agenda tersebut Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) telah mengadakan perubahan UUD 1945 sebanyak empat kali, mulai dan kemungkinan perubahan keempat (2002). Akan tetapi perubahan-perubahan yang dilakukakan tersebut justru mengundang kritik disana sini, baik dari segi prosedur perubahan maupun subtansi perubahan. Dalam studi ini menyusun memfokuskan pembahasan pada perubahan dalam sidang Tahunan MPR 2000. Fokus penelitian ini MPR untuk menuntaskan reformasi konstitusi perubahan UUD 1945 pada tanggal 18 Agustus 2000. | 13 |
| 650 | _ |
4 |
$a Reformasi Konstitusi | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jan 2015
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020