Detail Katalog
ID: 9342
Perdebatan Hukum Tata Negara : Pasca Amandemen Konstitusi / Moh Mahfud
Edisi: cet.4
Pengarang:
Moh Mahfud
Moh Mahfud
Penerbit:
Rajawali Pers,
Rajawali Pers,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2007
2007
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Hukum Tata Negara
Deskripsi Fisik:
xx, 259 hlm. ; 23 cm
xx, 259 hlm. ; 23 cm
ISBN:
978-979-333-069-3
978-979-333-069-3
Nomor Panggil:
342.02 MOH p
342.02 MOH p
Control Number:
INLIS000000000009342
INLIS000000000009342
BIB ID:
0010-0520009342
0010-0520009342
Catatan
Bibliografi: hlm. 247 ; Buku ini merupakan kumpulan tulisan penulis yang dipilih berdasarkan konstruksi pemikiran penulis mengenai isu-isu Hukum Tata Negara setelah perubahan UUD 1945. Berbagai masalah yang muncul pasca amandemen itulah yang merangsang penulis untuk menerbitkan buku ini sebagai respons atas respons dan sebagai analisis atas hasil analisis terhadap masalah-masalah ketatanegaraan yang baru serta masalah-masalah yang mungkin muncul sebagai konsekuensinya. Buku ini terkonstruksi dalam rangkaian logis tentang Hukum Tata Negara, mulai dari dasar filosofi sampai pada strukturisasi dan problema dalam implementasinya. Pada bagian pertama dijelaskan tentang posisi Pancasila sebagai dasar negara yang tidak boleh diamandemen karena, sebagai bagian dari Pembukaan UUD 1945, ia harus menjadi dasar dan sistem hukum nasional. Selanjutnya pada bagian dua disajikan secara panjang lebar mengenai alas an-alasan perubahan UUD 1945 yang disertai dengan penegasan kesahan perubahan tersebut ditinjau dari aspek yuridis, historis, filosofis, dan politis. Bagian ketiga mengupas masalah checks and balances dan hubungan sipil-militer, bagian keempat mengupas berbagai masalah yang berkaitan dengan Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial sebagai lembaga negara baru, dan bagian kelima yang membedah dengan cukup mendalam mengenai sistem pemilihan Presiden/ Wakil Presiden secara langsung. Kemudian bagian keenam membahas masalah penegakan hukum yang mengalami kendala berat terutama dalam upaya pemberantasan korupsi. Bagian ketujuh membahas tentang ketahanan nasional serta aspek hukumnya. Pada bagian terakhir ini dikupas pula mengenai sebuah isu HTN, yaitu pemberlakuan Hukum Islam di dalam Negara Indonesia yang merupakan religious nation state.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
00000005672 |
342.02/MAH/p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000005671 |
342.02/MAH/p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Dipinjam |
00000021508 |
342.02 MOH p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000021509 |
342.02/MAH/p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000024322 |
342.02/MAH/p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
00000024324 |
342.02/MAH/p |
Dapat dipinjam | Mahkamah Konstitusi RI | Tersedia |
Format MARC21 - Total 22 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000009342 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20241014024837 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0520009342 | 3 |
| 008 | _ |
_ |
241014################|##########0#ind## | 4 |
| 020 | # |
# |
$a 978-979-333-069-3 | 5 |
| 041 | _ |
_ |
$a ind | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 342.02 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 342.02 MOH p | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Moh Mahfud | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Perdebatan Hukum Tata Negara : $b Pasca Amandemen Konstitusi /$c Moh Mahfud | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Rajawali Pers,$c 2007 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a xx, 259 hlm. ; $c 23 cm | 12 |
| 504 | # |
# |
$a Bibliografi: hlm. 247 | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Buku ini merupakan kumpulan tulisan penulis yang dipilih berdasarkan konstruksi pemikiran penulis mengenai isu-isu Hukum Tata Negara setelah perubahan UUD 1945. Berbagai masalah yang muncul pasca amandemen itulah yang merangsang penulis untuk menerbitkan buku ini sebagai respons atas respons dan sebagai analisis atas hasil analisis terhadap masalah-masalah ketatanegaraan yang baru serta masalah-masalah yang mungkin muncul sebagai konsekuensinya. Buku ini terkonstruksi dalam rangkaian logis tentang Hukum Tata Negara, mulai dari dasar filosofi sampai pada strukturisasi dan problema dalam implementasinya. Pada bagian pertama dijelaskan tentang posisi Pancasila sebagai dasar negara yang tidak boleh diamandemen karena, sebagai bagian dari Pembukaan UUD 1945, ia harus menjadi dasar dan sistem hukum nasional. Selanjutnya pada bagian dua disajikan secara panjang lebar mengenai alas an-alasan perubahan UUD 1945 yang disertai dengan penegasan kesahan perubahan tersebut ditinjau dari aspek yuridis, historis, filosofis, dan politis. Bagian ketiga mengupas masalah checks and balances dan hubungan sipil-militer, bagian keempat mengupas berbagai masalah yang berkaitan dengan Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial sebagai lembaga negara baru, dan bagian kelima yang membedah dengan cukup mendalam mengenai sistem pemilihan Presiden/ Wakil Presiden secara langsung. Kemudian bagian keenam membahas masalah penegakan hukum yang mengalami kendala berat terutama dalam upaya pemberantasan korupsi. Bagian ketujuh membahas tentang ketahanan nasional serta aspek hukumnya. Pada bagian terakhir ini dikupas pula mengenai sebuah isu HTN, yaitu pemberlakuan Hukum Islam di dalam Negara Indonesia yang merupakan religious nation state. | 14 |
| 650 | _ |
4 |
$a Hukum Tata Negara | 15 |
| 250 | # |
# |
$a cet.4 | 16 |
| 990 | # |
# |
$a 05672/MKRI-P/VII-2008 | 17 |
| 990 | # |
# |
$a 05671/MKRI-P/VII-2008 | 18 |
| 990 | # |
# |
$a 21508/MKRI-P/XI-2011 | 19 |
| 990 | # |
# |
$a 21509/MKRI-P/XI-2011 | 20 |
| 990 | # |
# |
$a 24322/MKRI-P/VI-2016 | 21 |
| 990 | # |
# |
$a 24324/MKRI-P/VI-2016 | 22 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 24 Jul 2008
Disetujui OPAC: 08 May 2020
Disetujui OPAC: 08 May 2020